Limbah Proyek Gedung Pendidikan Profesi Terpadu, Membuat Sebagian Mahasiswa Mengadu

redaksi
By redaksi
1 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
proyek gedung
Lumpur yang menutupi jalan raya kampus III, imbas dari proyek gedung

Semarang, Justisia.com – Proyek Gedung Pendidikan Profesi Terpadu UIN Walisongo Semarang yang seharusnya memberikan rasa kebanggaan justru menimbulkan keresahan. Keberadaan lumpur yang menutupi jalan raya kampus III kerapkali menimbulkan kecelakaan bagi pengendara motor. Rabu, (22/10).

Hilmi, salah satu korban tergelincir akibat licinnya jalan raya mengatakan, yangmana seharusnya proyek tersebut tidak dilaksanakan pada musim hujan karena akan mengakibatkan pengguna jalan tergelincir.

“Asline proyek Iki kudune Ojo di gawe pas usum udan, marai wong ceblok tok,” pengakuan Hilmi ketika diwawancarai oleh Tim Redaksi Justisia.

Di sisi lain, Muhammad seorang mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, juga memberi pandangan bahwa keberlangsungan proyek tersebut seharusnya lebih memperhatikan kegiatan perkuliahan mahasiswa.

“Pihak kontraktor seharusnya lebih memperhatikan keselamatan, lantaran banyaknya mahasiswa yang sedang melaksanakan perkuliahan,” ucap Muhammad.

Pihak kontraktor sendiri mengatakan, bahwa kedepannya untuk akan lebih memperhatikan kebersihan jalan raya untuk keselamatan bersama.

“Nanti akan lebih ketat lagi terdapat tim khususnya di setiap kawasan jalan yang rawan terjadi kecelakaan, dan pengawasan yang lebih ketat untuk menjaga kebersihannya,” tegas Samin ketika di wawancara.

Semoga proyek tersebut dapat lebih memberikan keamanan bagi semua orang.

Penulis : Muhammad Dakhlath
Red/Ed : Editor

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *