
Foto: UIN Walisongo
Semarang, Justisia.com – Hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang 2026 diisi dengan kegiatan Expo dan Visit Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas. Kegiatan yang diikuti 19 UKM dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) tersebut berlangsung di Lapangan Utama UIN Walisongo pada Kamis, (20/8).
Menurut Zikra selaku ketua panitia penyelenggara PBAK, tujuan diadakannya expo dan visit UKM ini adalah menjaring sekaligus mewadahi mahasiswa baru yang memiliki minat dan bakat di berbagai bidang. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa yang sebelumnya telah memiliki keterampilan tertentu untuk mengembangkan kemampuannya melalui UKM.
“Tujuan dari adanya expo ini untuk menjaring mahasiswa baru yang mempunyai niat minat bakat atau dulunya sudah belajar minat bakat di hal yang sama bisa terwadahi dan terfasilitasi dengan baik oleh temen-temen UKM ini,” ungkapnya.
Namun, pelaksanaan expo UKM ini juga mengalami berbagai kendala salah satunya yang dituturkan oleh Zikra yaitu adanya perubahan rundown yang sebelumnya expo dan visit UKM dilaksanakan di Gedung Serbaguna (GSG) dan Auditorium 2 UIN Walisongo namun akhirnya di dipindahkan di lapangan utama, alasan perpindahan venue ini dikarenakan tempat sebelumnya dinilai tidak cukup memadai untuk melangsungkan expo secara maksimal, dan perpindahan ini juga mendadak yaitu di putuskan setelah PBAK hari pertama selesai melalui koordinasi dengan panitia penyelenggara dan juga dari pihak UKM itu sendiri.
“Tantangan ketika mengadakan expo dan visit UKM itu cukup banyak dan yang temen-temen tau yang sebelumnya kita jadwalkan expo dan visit di GSG dan audit akhirnya kita pindahkan ke lapangan dengan berbagai macam resiko yaitu setelah melakukan evaluasi di hari pertama GSG dan audit memang tidak cukup memadai untuk melakukan expo UKM secara maksimal,” tuturnya.
Miftah Al- Farid salah satu mahasiswa baru dari program studi teknologi informasi mengungakapkan bahwa adanya kegiatan expo UKM ini sangat bagus dan keren, dan juga menurutnya dari UKM itu sendiri bisa membantu menunjang kegiatan mahasiswa UIN Walisongo.
“Expo nya sangat bagus sekali dan keren sekali dan UKM nya bisa menunjang kegiatan mahasiswa UIN Walisongo,” ungkapnya.
Hal serupa juga di sampaikan oleh Akmal Tamir selaku perwakilan dari UKM Walisongo English Club (WEC), bahwasannya setelah diadakannya expo pada hari ketiga PBAK ini para mahasiswa baru diharapkan bisa mengikuti organisasi ataupun UKM dimanapun dan apapun itu.
“Setelah hari ketiga PBAK ini semoga para mahasiswa baru dapat mengikuti organisasi ataupun UKM itu dimanapun berada,” ungkapnya.
Harapannya untuk mahasiswa baru setelah diadakannya expo dan visit UKM ini bisa menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan skill dan kemampuannya dalam minat bakat untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi.
Red/Ed: Redaksi
Penulis: Najmi