Rektor Berikan Nota Jawaban Tuntutan Mahasiswa

0
340
Wakil Rektor 3 Saat menemui desakan mahasiswa di depan Rektorat kampus 1, Jumat (12/01)

Justisia.com Saat aksi tengah berlangsung keluarga besar mahasiswa Walisongo yang terlibat dalam penolakan pemberlakukan jaminan kesehatan nasional kepada mahasiswa, kemudian Rektor UIN Walisongo mengeluarkan nota jawaban atas tuntutan mahasiswa melalui surat yang ditanda tangani oleh Wakil Rektor 3 bagian Kemahasiswaan Suparman Syukur di depan Rektorat kampus 1, Jumat (12/01).

Setelah adanya desakan mahasiswa menuntut dicabutnya SK Rektor nomor 389 tahun 2017 tentang pemberlakuan jaminan kesehatan bagi mahasiswa, akhirnya diselesaikan melalui jalur negosiasi dari perwakilan demonstrasi mahasiswa dan wakil Rektor 3 UIN Walisongo Suparman Syukur.

nota jawaban Rektor Uin Walisongo

Suparman Syukur membacakan dihadapan demonstrasi perihal nota jawaban dari Rektor yang diwakili olehnya. Ada 4 poin nota jawaban yang diberikan, yaitu sebagai berikut.

  1. Semua mahasiswa tetap melaporkan (pendataan) secara online tentang kepesertaan JKN apakah sudah memiliki JKN/belum sesuai pengumuman yang telah di upload dilaman walisongo.ac.id
  2. Merubah klausul pada penyertaan mahasiswa yang belum memiliki JKN, yaitu: menghilangkan kalimat dalam kurun waktu 6 bulan terhitung sejak 2 februari 2018 sehingga tidak ada batasan mengurus kepesertaan JKN.
  3. Pemberlakuan status wajib kepesertaan JKN diberlakukan untuk mahasiswa baru tahun 2018, dan tidak masuk dalam menu akademik (terpisah)
  4. Penerapan poin 2 dan 3 akan diberlakukan mulai hari senin tanggal 15 Januari 2018.

Nota jawaban tersebut ditandatangi oleh Suparman Syukur dihadapan aliansi mahasiswa tolak JKN pada tanggal 12 januari 2018. Ia berterima kasih atas jalanya aksi yang damai dan tertib.”Semoga ini menjadi gerakan yang lebih maju, baik, hebat, dan lebih segala galanya,” ungkapnya. (Ink)