Rekontruksi Hukum Masa Iddah untuk Laki-Laki (Bag-Habis)

0
73
dok. wiccan-love-spells.com

Salah satu bukti nyata adanya pembaharuan tersebut dengan lahirnya produk CLD-KHI (Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam). Munculnya kehendak untuk memberikan pembaharuan terhadap hukum perkawinan, hukum perwakafan dan hukum kewarisan termaktub dalam CLD-KHI tersebut. Dalam jurnal CLDKHI ini juga memaparkan argumen dari juru bicara pokja, Abdul Muqsith Ghazali menjelaskan, menurut beberapa pemikir Islam terjadi ketidak relevanan fikih klasik karena ia dibangun dengan era, kultur, sosial yang berbeda. Fikih klasik tersebut tidak hanya bermasalah dari sudut materialnya, melainkan juga segi paradigmanya.

Adapun relevansinya hukum Islam dengan kondisi saat ini ialah hukum Islam masih bersifat universal dan dapat disesuaikan dengan kondisi sekarang ini. Adapun dalam konteks keindonesiaan. Pembangunan hukum Islam di Indonesia dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Penjabaran Hukum Islam ke dalam sistem hukum Indonesia
  2. Penciptaan serta menyusun kembal i lembaga-lembaga hukum baru
  3. Mengupayakan tentang bagaimana hukum tadi dapay dijalankan dengan efektif. (Salwa/Red: Syaifur)[1]

[1] Deden Effendi, Kompleksitas Hakim Pengadilan Agama, (Jakarta: Departemen Pengadilan RI, 1985). H. 2