Pengorbanan

0
381
Sumber iluatrasi: wixstatic.com

Awan kelabu menyapa dengan anggun

Tetes demi tetes air pun terjun

Tapak demi tapak kaki ini melangkah kedepan

Tak peduli akan badai yang menghadang

Dengan diiringi gemericiknya air hujan

Berjalan menuju laut sebrang

Menjemput masa depan

Mengubur dalam-dalam masa lalu

Terus melangkah menuju hidup baru

Walaupun dengan keterpaksaan

Tapi, apa daya

Demi kebaikan

Apapun akan dilakukan

Walaupun menyayat relung hati yang paling dalam

Meneguhkan hati

Memantapkan perasaan

Kesedihan, kesendirian akan sirna

Butuh waktu lama

Tuk melangkah kedepan

Butuh waktu panjang

Tuk menuju laut sebrang

Sekarang, waktunya telah datang

Sejarah hidup telah terpatri dengan sendiri

Dan tak terpungkiri

By: konyol_sastra_