Pengesahan Rektor Hambat Pembelian 40 Kursi FSH

0
40
Kru Justisia saat wawancara dengan Wakil Dekan II FSH, Agus Nurhadi di halaman Kantor Fakultas, Kamis (11/10)

Justisia.com– Permasalahan banyaknya jumlah kursi yang rusak di gedung G Fakultas Syariah dan Hukum mengharuskan untuk segera membeli kursi baru. Ada 40 kursi yang diagendakan oleh pihak Fakultas untuk menutupi jumlah kursi yang rusak. Namun harus menunggu pengesahan dari Rektor untuk membeli 40 kursi di gedung G guna menutupi jumlah kursi yang rusak.

Kita sudah menginformasikan bahwa kita sudah menghitung jumlah kursi yang rusak. Kebetulan ada revisi anggaran yang akan kita gunakan untuk membeli kursi sebanyak 40. Tinggal menunggu pengesahan dari pak Rektor. Kemudian secepatnya akan kita belikan 40 kursi lipat yang chitos, tutur Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Hukum Agus Nur Hadi di halaman Kantor Fakultas, Kamis, (11/10).

Kualitas kursi yang buruk dapat mengganggu kegiatan akademik. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kenyamanan yang dapat mengganggu stabilitas proses perkuliahan.

Kualitas dalam pendidikan itu bisa diukur dengan prasarana yang ada, jika fasilitasnya seperti itu dapat mengganggu kenyamanan kegiatan akademik yang outputnya bisa menjadi negative bagi mahasiswa, kata ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Dika.

Dia berharap agar perkuliahan nantinya akan menggunakan gedung baru yang saat ini sedang dibangun.

Kedepannya, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum akan menggunakan gedung baru. Sehingga nantinya diharapkankan bisa meningkatkan kualitas mahasiswa baik dari bidang akademik maupun di bidang lainnya, harap mahasiswa asal Cirebon.

Hal tersebut dibenarkan oleh Agus Nur Hadi. Dia mengatakan awal tahun 2020 kita akan pindah ke gedung baru. Makanya besok ruang pembelajaran bukan di gedung lama lagi. Kita nantinya akan menempati gedung baru semua. (J/Rizki,Aisi)