Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Rektor tentang JKN

0
316
Aliansi Mahasiswa Walisongo saat turun aksi di Rektorat, jumat (12/01). dok: Ink

Justisia.com Keluarga besar mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tergabung dalam aliansi mahasiswa tolak JKN, menggelar aksi di depan Rektorat Kampus 1, Jumat (12/01). Suara aksi tersebut pada intinya menuntut dicabutnya SK Rektor nomor 389 tahun 2017 tentang pemberlakuan jaminan kesehatan nasional ( JKN) bagi mahasiswa UIN Walisongo.

Pemberlakuan SK tersebut menurut salah satu orator Ahmad Nur Fadlullah dinilai membebani mahasiswa, apabila mahasiwa tidak mengikuti kebijakan SK Rektor, nilai tidak akan keluar. “Apa hubungannya kesehatan dengan nilai,” Tegas Fadhol sapaan akrabnya saat orasi.

Kebijakan Rektor menuai polemik yang sangat tidak disetujui oleh mahasiswa, khususnya mereka yang tergabung dalam aliansi mahasiswa tolak JKN.

“Kita sudah punya dana kesehatan sendiri di Klinik, kenapa JKN wajib diberlakukan di kampus, sehingga nilai jadi imbasnya,” kata Obi salah satu dari aliansi mahasiswa tolak JKN. (Rep. Ink)