Dua Kampus Asal Yogyakarta Berjaya di UIN Walisongo

0
239
Peserta debat konstitusi tingkat Jawa Tengah & DIY melakukan foto bersama dengan panitia dan dewan juri di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisong Semarang, Kamis (20/10/2016) (dok: Inung)
Peserta debat konstitusi tingkat Jawa Tengah & DIY melakukan foto bersama dengan panitia dan dewan juri di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisong Semarang, Kamis (20/10/2016) (dok: Inung)
Peserta debat konstitusi tingkat Jawa Tengah & DIY melakukan foto bersama dengan panitia dan dewan juri di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisong Semarang, Kamis (20/10/2016) (dok: Inung)

Perwakilan tim debat asal Yogyakarta Universitas Gajah Mada dan UIN Sunan Kalijaga meraih juara 1 dan juara 2 dalam debat konstitusi tingkat Jawa Tengah dan DIY yang diadakan Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) di Audit 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang, Rabu (20/10/2016).

Persiapan matang dilakukan oleh salah peserta lomba yang mendapatkan juara dua.

“Saya dua minggu lebih, belajar untuk mempersiapkan mengikuti lomba debat konstitusi di UIN Wali Songo. Teman kelompok saya ada yang satu minggu full untuk bisa tampil yang terbaik,” tutur Hanif peraih juara 2 dari UIN Sunan Kalijaga saat ditemui setelah menerima hadiah.

Pria yang aktif di Komunitas Pemerhati Konstitusi (KPK) UIN Sunan Kalijaga menuturkan pengorbanannya untuk menginjakkan kaki pertama kali di Kota Lumpia tidak sia-sia. “Kami harus bersusah payah kerja tim dan ini kali pertama saya ke Semarang,” ujarnya.

Perhelatan debat konstitusi diharapkan membuka cakrawala ilmu pengetahuan dikalangan mahasiswa.

“Pelaksanaan debat ini yaitu untuk menghidupkan tradisi kampus yaitu membaca, menulis, diskusi. sebagai penerapannya yaitu pelaksanaan debat untuk mahasiswa. Tujuannya untuk membuka pemikiran kritis dan menjalin silaturahmi,” tukas Rektor KSMW Umi Marufah.

Lomba tersebut di ikuti 8 tim yang terdiri 4 tim dari UIN Sunan Kalijaga, 2 dari tim Universitas Tujuh Belas Agustus Semarang, 1 tim dari UIN Walisongo, dan 1 tim dari Universitas Gajah Mada. (J/IN)