Pesan Tanpa Suara

  oleh : Saefulloh   Bagaikan matahari yang tenggelam dalam waktu Seperti bulan yang diterkam  ketiadaan Kau bersujud tanpa kata Bercak mata yang begitu deras Bagai hamparan samudera nan luas Kau bungkamkan kata yang seharusnya kau ungkapkan Kata yang mengelegar   Bagai petir yang menyambar nyambar Dalam lubuk dalam kau mengaung Yang merasa tak seharusnya kau merasa...

Dua Mata Dewa

Edelweis, Rais   Pagi, menjelang matahari sepenggalan Di pendakian lengang Rais menenun mimpi Di perhelatan puisi Samar-samar suara seraknya membacakan mantra Gurindam dengan larik-larik di kukus makna Menjelang siang Terdengar getar di saku matanya Dua kerinduan membludak Membentuk cekung wajah Tuhan dan bapak   “ Tuhan dan bapak begitu tampan”.   Atas rasa gatal yang semakin mengental Rais turun...

BACA LAINNYA