Dogma-Mu Ilegal

Aku takut kau bangga dan yakin Hanya dengan itu semua Sesuatu yang belum tentu kepastiannya Mungkinku harus berfikir Darimana kau tau Tuhan menganggapmu benar Kepada makhluknya saja kau membencinya Atau mungkin kau hanya diajarkan ketuhanan Hingga lupa apa itu kemanusiaan

Elegi Untuk Negeriku

Mereka yang terlalu idealis, atau kami yang terlalu apatis? Kebenaran menjadi geming, nyaris tak ada napas dalam pembelaan

Rumah Bumi

Tapi ada mereka yang sibuk menghancurkan Bukan hanya tentangku, Tapi tentang mereka yang ingin menepi ke arahku Mereka jadi tak punya rumah untuk sekedar kembali berhalusinasi

Toxic yang Menawan

Oleh : M. Ainul Yaqin Kilau kemilau sorotan lampu damar Dipadu hiasan lilin pada deretan meja Ku nikmati malam dengan secangkir kopi Hitam pekat warnanya namun nikmat rasanya Nampak jelas ku lihat...

Dipeluk Malam yang Senyap

Oleh: Salwa Nida Mataku menelisik tajam Melirik-lirik barang yang tak berbayang Langkahku terjeda dalam jengkal panjang Tubuhku lemas, denyutku tetap, pandang mataku terbatas Gelap menggulung setitik cahaya Denting di dinding menggertakkan sunyi Aku tersungkur...

Kota Lamaku, Memahat Pilu

Oleh: Alhilyatuz Zakiyah Fillaily Kau pernah menjelma bengis Lautmu airmata menghujani tanah-tanah Gedung-gedung membisu menghilang dari pikiran anak-anak Kemudian lara menjelma patung-patung, yang menyinggahi masing-masing diri Kehangatan memulai memenuhi jiwa Sekarang, bukan melawan!...

BACA LAINNYA