Ada Kurcaci di Negeri Raksasa

Masih di malam hari Dua bintang di wajahnya menilik lamat-lamat angkasa malam Berhiaskan gemerlap jutaan berlian langit yang berkawan dengan sang purnama

Dengarlah Penguasa Negeri …

Kalian mungkin bertanya siapa kami? Kami adalah orang yang yakin akan kemampuan kalian. Kami adalah orang yang percaya akan kebaikan kalian.

Dogma-Mu Ilegal

Aku takut kau bangga dan yakin Hanya dengan itu semua Sesuatu yang belum tentu kepastiannya Mungkinku harus berfikir Darimana kau tau Tuhan menganggapmu benar Kepada makhluknya saja kau membencinya Atau mungkin kau hanya diajarkan ketuhanan Hingga lupa apa itu kemanusiaan

Elegi Untuk Negeriku

Mereka yang terlalu idealis, atau kami yang terlalu apatis? Kebenaran menjadi geming, nyaris tak ada napas dalam pembelaan

Rumah Bumi

Tapi ada mereka yang sibuk menghancurkan Bukan hanya tentangku, Tapi tentang mereka yang ingin menepi ke arahku Mereka jadi tak punya rumah untuk sekedar kembali berhalusinasi

Toxic yang Menawan

Oleh : M. Ainul Yaqin Kilau kemilau sorotan lampu damar Dipadu hiasan lilin pada deretan meja Ku nikmati malam dengan secangkir kopi Hitam pekat warnanya namun nikmat rasanya Nampak jelas ku lihat...

BACA LAINNYA