Purnama Terakhir

Ratusan purnama telah berlalu dengan rasa terpendamku padamu. Lalu kau hadir mengakhiri hitungan purnama kesendirianku. Membuatku menghitung purnama untuk alasan yang lain. Akhirnya kau menyadari keberadaanku. Harapanku membumbung terlalu tinggi untukmu.

Pembohong Besar

Aku ingin lupa, ingin lupa caramu tetap tersenyum saat aku memaki. Ingin lupa caramu memperhatikanku saat aku tidak peduli. Ingin lupa suara rendahmu saat meyakinkan ketulusanmu yang aku anggap omong kosong. Ingin lupa caramu bertahan untukku saat aku sudah berteriak untuk menjaga jarak. Aku memilih lupa. Namun otakku memilih untuk menerima.

Di Bawah Pohon Mangga

Oleh: Ayu Rahma Semilir angin membelai pipi gembul anak kecil yang sedang duduk di bawah pohon mangga menatap hamparan padi yang masih...

Penguasa Raja Hutan

  (Aku pergi ke hutan belantara, lalu mendapati Raja Hutan menguasai. Aku terdiam. Kebaikanku dilupakan) Cerita Dari-Ku. Dahulu ketika masih kecil, bapak-ku yang bekerja tetap sebagai guru honorer dan pekerjaan...

Secercah Perasaan

karena keadaan dan perasaan yang menuntun secercah bayangan penyesalan yang pernah kulakukan.

“HAN” Bagian 2

Lirihku yang kemudian memiliki bunyi juga, setelah menabur beribu kata dalam hati.

BACA LAINNYA