Saturday, November 17, 2018

Dengarlah Penguasa Negeri …

Kalian mungkin bertanya siapa kami? Kami adalah orang yang yakin akan kemampuan kalian. Kami adalah orang yang percaya akan kebaikan kalian.

Dogma-Mu Ilegal

Aku takut kau bangga dan yakin Hanya dengan itu semua Sesuatu yang belum tentu kepastiannya Mungkinku harus berfikir Darimana kau tau Tuhan menganggapmu benar Kepada makhluknya saja kau membencinya Atau mungkin kau hanya diajarkan ketuhanan Hingga lupa apa itu kemanusiaan

Ada Getuk?

Hah? Sangkuriang? Apakah dia anakku Sangkuriang? Tapi kenapa tidak mengenaliku? Ah pasti dia Sangkuriang lain. Mustahil sekali rasanya jika anakku datang ke rumahku, ujarku dalam batin

Satu Rasa Berjuta Lara

Oleh: Riska Nur Fadila Justisia.com Senja sore ini tampak tak begitu indah. Langit sedang tak bersahabat untuk bersanding dengan warna jingga. Bahkan matahari-pun malu untuk mengatakan kepada langit...

Elegi Untuk Negeriku

Mereka yang terlalu idealis, atau kami yang terlalu apatis? Kebenaran menjadi geming, nyaris tak ada napas dalam pembelaan

Cinta Tulus Lelaki Tua

Lisan lelaki tua itu terasa sulit melafalkan ayat demi ayat saat menjadi imam sholat jenazah istrinya. Sampai salam tiba, tubuh lelaki tua itu lemas tidak berdaya, lunglai hampir pingsan. Tapi saudara kandungnya menenangkan dada lelaki tua itu. Karena bagi lelaki tua itu, Ruqoyyah salah satu perempuan yang sudah bertahun-tahun dalam sandigannya. Menemani tidak hanya dalam keadaan suka ria tapi rela bersama dalam duka lara.

BACA LAINNYA