"Beauty Class ini bertujuan untuk pemberdayaan terhadap perempuan khususnya ibu-ibu dengan membekali ketrampilan dan pengetahuan tentang tata rias wajah, bagaimana menggunakan produk dan alat make up secara benar dan tepat sehingga dapat mempercantik dan membuat ibu-ibu lebih percaya diri," jelas Nurul anggota kelompok 82 KKN UIN Walisongo.
"Angkat galon itu sebenarnya bukan tugas laki-laki, tetapi tugas siapa saja yang kuat untuk angkat galon, jika dikiranya si a (perempuan) kuat untuk angkat galon. Maka, silahkan angkat gallon," ujarnya.
"Acara ini sangat penting karena memang pada masa ini banyak orang yang prospek kerja nya tidak sesuai dengan jurusan. Sehingga acara training event ini sangat bermanfaat untuk menambah kreativitas mahasiswa," ujarnya.
Koordinator Kelompok 116 KKN RDR Ke-77 UIN Walisongo Semarang, Asrul Kamal mengatakan bahwa dalam program penanaman pohon ini tidak terlalu melibatkan banyak warga karena masih dalam keadaan PPKM. Hal tersebut juga dimaklumi oleh warga dengan terbatasnya mobilitas sehingga tidak ikut serta dalam penanaman pohon ini.
"Kami akan terus mendampingi kasus kriminalisasi dua pejuang lingkungan, bahkan kita akan melaporkan dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Pajitex," ungkapnya.
"PU tidak mempertimbangkan sama sekali fakta latar belakang terjadinya pelemparan pecahan kecil batubara oleh warga, pencemaran polusi udara, dan pencemaran sumber air," tandas PH dalam surat dakwaan

BACA LAINNYA