Bekerja untuk Melatih Mental dan Kemandirian Mahasiswa

0
129
Sofyan Amin mahasiswa jurusan Hukum Keluarga IslamĀ  yang memilih mengisi waktu luangnya untuk bekerja. foto: Faiz

Justisia.com – Menempuh pendidikan di perguruan tinggi sambil nyambi kerja tidaklah sulit dilakukan bagi mahasiswa. Dengan membagi waktu untuk, kuliah, berorganisasi, dan bekerja. Seperti yang dilakukan Sofyan Amin mahasiswa jurusan Hukum Keluarga Islam yang memilih mengisi waktu luangnya untuk bekerja.

“Saya lakukan ini karena untuk meringankan beban orang tua juga untuk melatih mental,”ungkap mahasiswa asal Tegal itu Ketika di wawancarai justisia.com senin (05/11) malam.

Waktu yang kosong ia manfaatkan untuk mencari uang tambahan, agar lebih mandiri. Dengan uang yg di dapatkan ,tentunya bisa digunakan untuk membayar kuliyah dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya dengan berjualan martabak.

“Ya dengan pilihan ini (kuliyah sambil kerja) saya bisa lebih tau cara efektif membagi waktu dan lebih tau rekosonya usaha,yang penting bisa membagi waktu aja lah,kapan waktunya kuliyah dan kapan waktunya belanja dan ngumpulin tugas tepat waktu intinya nggak mengganggu waktu kuliyah,”imbuhnya yang mangkal di depan kampus.

Dengan demikian,ada banyak waktu yang seharusnya bisa di optimalkan oleh mahasiswa. Terutama setelah kuliyah tidak ada kegiatan bisa di manfaatkan waktu itu untuk hal hal yg berguna salah satunya adalah kerja agar belajar mandiri dan meringankan beban orang tua.(rep: faiz)