Habiburrahman el-Shirazy Mengisi Orasi Hari Terakhir PBAK

Doc/Viona Yaqut HPI 22

Semarang, Justisia.com – Habiburrahman el-Shirazy ? Seorang novelis Indonesia, sarjana lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, penyair, sastrawan, pimpinan pesantren, dan penceramah. Mengisi orasi Ilmiah di hari terakhir PBAK, Jumat (08/05).

Habiburrahman dalam orasi ini menyampaikan pesan-pesan kepada mahasiswa baru (maba) untuk melaksanakan pendidikan-nya.

Ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk memantapkan niat belajar dengan ikhlas di kampus hijau UIN walisongo Semarang.

“Saya yakin semua disini sudah menetapkan niat yang ikhlas untuk memulai pendidikan di UIN Walisongo Semarang ini, dengan penetapan yang ikhlas ini saya harapkan semua mahasiswa baru di sini bisa melaksanakan pembelajaran dengan lancar dan sukses dunia akhirat,” pesannya.

Pada orasinya juga berpesan bahwa mahasiswa baru tidak boleh merasa minder antar sesama, karena semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurutnya, sukses tidak ditentukan di awal, tetapi di akhir pencapaian.

“Sukses itu dilihat di akhir pencapaiannya bukan di awal, asalkan kita berusaha dan selalu kembali kepada Allah saya yakin semua mahasiswa baru disini akan menjadi orang yang sukses,” jelas Habiburrahman.

Habiburrahman juga menambahkan untuk menghadapi setiap problem yang ada jangan lupa dengan Allah SWT, dikarenakan persaingan yang akan dilakukan oleh Mahasiswa adalah persaingan global.

“Persaingan kita adalah persaingan ranah Global Berkompetisi tingkat global dengan mahasiswa di seluruh dunia,” terangnya.

Mahasiswa baru diminta supaya ikhlas dan bersemangat untuk menuntut ilmu, jangan melupakan nama Walisongo yang tersemat di kampus hijau ini.

“Ketika orang shaleh disebut dan diingat, berkah orang tersebut akan turun,” tutupnya. (Red/M2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *