Yudy Hari Pratama, Peraih Wisudawan Terbaik IH dan FSH

0
152
Yudy Hari Pratama, Peraih Wisudawan Terbaik IH dan FSH
Foto Yudy Hari Pratama
M. Cahaya Prima B. S.
Kru Magang 2020 | + posts

Semarang, Justisia.com – Yudy Hari Pratama telah menyelesaikan kuliahnya di program studi Ilmu Hukum dan meraih 2 gelar sekaligus sebagai wisudawan terbaik di tingkat fakultas dan prodi pada acara wisuda yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang Rabu, 17 Februari 2020.

Merebut 2 gelar sekaligus bukanlah hal yang mudah. Terutama bagi mahasiswa yang memiliki banyak kegiatan seperti berorganisasi. Masalah demi masalah selalu berdatangan dalam dunia perkuliahan dan organisasi.

Sementara itu berbeda dengan Yudy kelahiran Pati, 21 Oktober 1998 tersebut yang telah berhasil merebut 2 gelar dalam acara wisudanya. Hal ini dikarenakan motivasi dan komitmennya dalam menjalankan kuliahnya di UIN Walisongo Semarang.

“Saya sangat bersyukur bisa berkuliah di UIN Walisongo Semarang, karena di UIN tidak hanya sekadar pendidikan akademik tetapi juga ada pendidikan agama yang sangat luar biasa. Tidak hanya belajar Hukum Positif tetapi juga belajar Hukum Islam,” ujar Yudy saat dihubungi Tim Justisia, Kamis (18/02/21) pagi.

Yudy juga mengaku tidak memiliki effort yang lebih atau kemauan yang muluk-muluk, di saat awal perkuliahan. ia tersadarkan di saat ada satu orang yang mengatakan padanya “Mas apakah tidak pengen nanti pas wisuda didampingi oleh ibunya?”

Saat itu pula menjadikan perkataan orang tersebut menjadi motivasinya dalam belajar.

“Saya ini sudah tidak punya bapak mas. Saya tidak mau jika ibu saya datang menghadiri wisuda, duduk di tengah-tengah pasangan orang tua lain. Saya mau ibu saya berada disamping saya, disaat wisuda nanti,” ujar Yudy.

“Inilah motivasi saya yang pertama, bagaimana saya mendapatkan IPK yang tinggi agar ibu saya nanti berada disamping saya saat wisuda. Iya alhamdulillah semenjak semester 3 hingga semester 7 IPK saya selalu baik,” lanjut dia.

Di samping itu, permasalahan utama sebagai mahasiswa ialah manajemen waktu. Manajemen waktu sangat berpengaruh dalam dunia perkuliahan. Terutama bagi mahasiswa yang bergelut dalam organisasi dan UKM.

Yudy mengaku hal ini dapatlah kita atur dengan cara memegang tanggung jawab kita sebagai mahasiswa atau komitmen. Dalam kuliah haruslah diniatkan untuk mencari ilmu.

Meskipun sebagai manusia tetap butuh hiburan atau memiliki pekerjaan lain seperti organisasi, nongkrong, bermain PlayStation, dsb. Tetap satu yang dipegang yaitu komitmen.

Selain hal itu, ada juga hal lain yang penting yakni cara mengatur waktu belajar. Ia mengatakan bahwa suka bermain PlayStation namun harus disiplin juga dalam melihat waktu.

“Saya kalau bangun tidur jam 02.00 untuk belajar mas. Minimal jika kita masuk ke dalam kelas sudah memiliki bekal. Itu hal yang penting dan menurut saya disitulah seni dalam kuliah,” jelas Yudy kepada Tim Justisia.

Yudy juga mengaku mengikuti beberapa organisasi seperti Lembaga Riset dan Debat sebagai Direktur Eksekutif 2019/2020, pemain voli di BINORA, dan bergabung di Generasi Baru Indonesia karena Yudy dipercayai oleh Bank Indonesia sebagai penerima beasiswa selama 2 periode berturut-turut. Menurutnya ilmu tidak hanya didapatkan dalam kelas namun bisa didapatkan dimana saja seperti di organisasi.

“Ketika kamu menjadi mahasiswa Hukum terutama Ilmu Hukum. Ikutilah organisasi yang menunjang kamu dalam bidang hukum, salah satunya Lembaga Riset dan Debat.

Jika rasa malas dsb melanda, saya pun merasakannya tapi kembali lagi kepada tanggung jawab dan komitmen kita. Sopan santun juga harus tetap dijaga. Jika tidak ada masalah yang terlalu penting, jangan tinggalkan kuliah,” Masukan dan Saran yang diberikan Yudy.

“Mungkin ini tips yang terakhir, khususnya untuk mahasiswa Ilmu Hukum yang ingin lulus 3,5 tahun. Nanti disemester 5 ada mata kuliah Metodologi Penelitian Hukum dan selesaikan proposal kamu disitu.

Selanjutnya, disemester 6-7 saat mengerjakan skripsi insyaallah bisa cepat lulus dengan catatan semua mata kuliah telah selesai” lanjut Yudy. [Red. Sidik]

Baca juga:  Minim Finansial, UIN Walisongo Hanya Berangkatkan 12 Cabang Lomba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here