UIN Walisongo Rilis Surat Pengajuan Angsuran UKT Semester Gasal 2021/2022

Anastya Mawar Dini
Kru Magang 2020 | + posts
Arizka Rayhani Nadhrotunnisa
Kru Magang 2020

Semarang, Justisia.com – UIN Walisongo Semarang akhirnya mengeluarkan surat pengajuan angsuran Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun ajaran semester gasal 2021/2022 pada Senin, (12/7/2021).

Surat dengan nomor B-2657/Un.10.0/R.2/DA.02.01/07/2021 dikeluarkan atas dasar Keputusan Menteri Agama Nomor 81 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Agama Nomor 515 Tahun 2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN ) atas dampak bencana wabah Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan mengenai persyaratan, cara pengajuan, dan masa pengajuan keringanan UKT baik untuk mahasiswa program Diploma maupun Sarjana.

Mahasiswa yang mengalami perubahan kondisi ekonomi pada kurun waktu bulan Januari s.d Juni 2021, dapat mengajukan permohonan pembayaran UKT dengan cara mengangsur.

Sementara itu, syarat untuk mahasiswa yang berhak melakukan pengajuan, yaitu mahasiswa yang tidak sedang menerima bantuan atau beasiswa dari manapun dan tidak menerima keringanan UKT atas dampak bencana wabah Covid pada tahun ajaran semester genap 2020/2021 yang masih berlaku sampai Semester Gasal 2021/2022.

Untuk cara pengajuan keringanan bisa dilakukan dengan mengunggah beberapa file dokumen dengan (format pdf). File yang perlu diunggah adalah, surat permohonan sesuai dengan template terlampir, surat keterangan penghasilan orang tua yang terdampak Covid yang dikeluarkan resmi dari Instansi/Kelurahan/RT/RW, berkop, bertandatangan dan berstempel, dan dokumen pendukung lain (jika ada, sesuai kondisi).

Adapun masa pengajuan oleh mahasiswa dapat dilakukan pada tanggal 13 s.d 16 Juli 2021 dengan mengunggah dokumen di laman https://ukt-covid.walisongo.ac.id. yang kemudian hasilnya akan diumumkan pada tanggal 21 Juli 2021.

Bagi mahasiswa mendapatkan keringanan berupa pengangsuran UKT bisa melakukan angsuran pembayaran pada tanggal 1 s.d 23 Juli 2021 untuk angsuran pertama, sedangkan 11 s.d 22 Oktober 2021 untuk angsuran kedua.

Apabila mahasiswa yang mendapat keringanan berupa pengangsuran UKT tidak dapat melakukan pembayaran sesuai waktu yang ditentukan, maka akan mendapatkan status cuti.[Red. Imah/sI]

Baca juga:  Ketua FKHM 2020-2021 Raih Gelar Wisudawan Terbaik HPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here