Telah Terbit Jurnal Justisia Edisi 50: “Teoekologi”

0
339
Telah Terbit Jurnal Justisia Edisi 50:
Cover Jurnal Justisia Edisi 50: "Teoekologi". Sumber: Tim Kreatif Justisia.
Website | + posts

Justisia.com – Bumi mempunyai keterbatasan sebagaimana manusia, oleh karena itu bumi harus dihargai pada dirinya sendiri. Etika ini perlu diperluas, tidak sebatas pada bumi belaka, bicara bumi berarti bicara sesuatu yang berada di atas bumi. Tanah, air, tumbuhan, hewan dan segala makhluk ciptaan Tuhan lainnya.

Akibat akhlak yang buruk terhadap lingkungan, dapat kita saksikan dengan jelas bagaimana hutan dieksploitasi tanpa batas kemudian melahirkan malapetaka kebakaran hutan, yang jelas mengakibatkan kerusakan habitat hewan. Begitu juga eksploitasi kekayaan laut, bila tanpa memperhitungkan kelestarian ekologi kerusakan hebat akan terjadi pada eksosistem laut.

Tentu dari segala bentuk ekploitasi tanpa mempertimbangkan batas pengerukannya apalagi sampai didukung kebijakan Negara akan melahirkan bencana parah yang tidak bisa ditangani, jika hal tersebut tidak segera dihentikan. Tidak hanya generasi saat ini yang bakal merasakan akibatnya, melainkan generasi berikutnya pun bakal menanggung beban yang amat memilukan.

Dengan hadirnya Jurnal Justisia Edisi 50 dengan judul “Teoekologi” besar harapan kami, jurnal tipis ini dapat memperkaya kajian tentang etika terhadap lingkungan. Tentu kritik dan masukan selalu kami nantikan dari para pembaca yang budiman.

Selamat Membaca!!!

Jurnal Justisia Edisi 50: “Teoekologi” dapat diunduh di sini.

Baca juga:  Bunga Rampai: "Lintas Dimensi Mengkaji Pandemi"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here