Sidang Senat Terbuka: Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa)

0
35
Peresmian Gedung Baru, Berikut Laporan Imam Taufiq
Credit of Justisia
Lisana Sidqin Alia
Kru Magang 2020 | + posts

Semarang, Justisia.com – UIN Walisongo Semarang pada hari Rabu (20/01/2021) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) kepada KH. Afifuddin Muhajir, Ulama asal Situbondo yang menjabat sebagai Rais Syuriah PBNU sekaligus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Acara ini dilaksanakan melalui Zoom dan ditayangkan secara live di Channel Youtube UIN Walisongo Semarang.

Pembukaan acara dimulai pukul 09.00 WIB. Acara ini diikuti oleh sekitar 450 orang yang berasal dari berbagai kalangan baik mahasiswa, dosen, maupun para pakar.

Sidang Senat Terbuka mencakup beberapa kegiatan, seperti pembacaan Surat Keputusan Rektor oleh Wakil Dekan 2 UIN Walisongo, penganugerahan gelar Doktor Kehormatan secara simbolis, beberapa sambutan (Rektor UIN walisongo, Sekjen Kementrian Agama Republik Indonesia, Mentri Agama RI), dan penutupan acara sidang oleh Ketua Senat.

Berdasarkan keterangan dari Rektor UIN Walisongo Semarang,  Imam Taufiq, acara ini merupakan salah satu bagian dari wujud apresiasi kepada putra putri bangsa yang telah berkonstribusi untuk masyarakat dan bangsa.

“…Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor  Honoris Causa) wujud komitmen UIN Walisongo Semarang dalam memberikan apresiasi kepada putra putri terbaik bangsa yg telah berkonstribusi konkret untuk masyarakat  bangsa,”  tutur Rektor. [Red. Musyaffa’]

Baca juga:  LBH Semarang Launching Catatan Akhir Tahun : Banyak Kasus Pelanggaran HAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here