Pentingnya Parenting Education untuk Orangtua Masa Kini

0
23
sumber ilustrasi: pewartamadiun.net
Website | + posts

Semarang, Justisia.com – Anak adalah amanah yang diberikan kepada orang tua untuk membesarkannya sehingga menjadi pribadi yang dewasa. Dalam perkembangan anak, orang tua mempunyai andil yang sangat besar, hal ini dikarenakan keluarga sebagai tempat pertama dimana anak dilahirkan, dibesarkan dan dalam keluarga pula anak berkembang. Menjadi orang tua membutuhkan tanggung jawab yang besar, keterampilan yang baik agar anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan memadai. Orang tua adalah dua individu yang berbeda yang tinggal bersama dengan membawa pandangan, pendapat dan kebiasaan sehari-hari.

Baumrind (1966, 1991) mengatakan bahwa gaya pengasuhan merupakan serangkaian sikap yang ditunjukkan orang tua kepada anak untuk menciptakan iklim emosi yang melingkupi interaksi orang tua-anak, yang mencakup tiga aspek gaya pengasuhan yaitu authoritarian, authoritative, dan permissive. Ketiga aspek gaya pengasuhan tersebut memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri dan masing memberikan efek yang berbeda terhadap perilaku remaja.

Melalui parenting yang baik diharapkan dapat mengembangkan anak dengan kepribadian yang baik pula. Kebanyakan orang tua mempelajari praktik pengasuhan dari orang tua mereka sendiri. Sebagian praktik tersebut mereka terima, namun sebagian lagi mereka tinggalkan. Suami dan istri mungkin saja membawa pandangan yang berbeda mengenai pengasuhan (Santrok, 2007: 163).

Parenting adalah cara orang tua bertindak sebagai orangtua terhadap anak-anaknya dimana mereka melakukan serangkaian usaha aktif, karena keluarga merupakan lingkungan kehidupan yang dikenal anak untuk pertama kalinya dan untuk seterusnya anak belajar didalam kehidupan keluarga (Gunarsa, 1995:141). Ada berbagai istilah yang digunakan untuk menyebut pendidikan orang tua, seperti school parenting,dan parenting club.

Parenting education adalah metode yang tepat bagi orang tua dalam pembentukan karakter anak. Parenting disini bukan hanya sekedar mengasuh anak, namun orang tua harus mendidik, membimbing dan melindungi setiap perkembangan anak. Parenting education sendiri memiliki pengertian yaitu program pendidikan pengasuhan yang dilakukan oleh lembaga untuk meningkatkan kualitas kepengasuhan dan tercapainya visi-misi. Manfaat yang diperoleh dari parenting education yaitu menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam hal pengasuhan anak sesuai dengan usia, karakter dan perkembangannya. Parenting education memiliki 3 tujuan yaitu :

Meningkatkan kesadaran orang tua

Orang tua harus memiliki kesadaran bahwa mengasuh anak tidak boleh sembaranagan. Dalam mengasuh anak, diperlukan berbagai macam pengetahuan. Orang tua tidak boleh asal-asalan dalam memberikan pengasuhan pada anak. Mengasuh anak tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhannya saja. Orang tua harus menyadari jika belum memiliki banyak pengetahuan dalam hal pengasuhan, maka harus belajar dengan orang yang lebih ahli seperti pakar parenting. Karena dalam mengasuh anak tidak hanya berdasar pengalaman orang lain seperti orang tua, mertua, saudara, ataupun tetangga. Karena pada dasarnya karakter anak itu berbeda-beda jadi dalam hal pengasuhan juga harus berbeda.

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam hal pengasuhan 

Dalam proses pengasuhan, orang tua terlebih dahulu harus memahami tentang pola asuh yang baik bagi anaknya. Hal ini penting agar proses pengasuhan sesuai dengan karakter, usia dan perkembangan anak. Maka dari itu, dengan adanya parenting education ini pastinya akan membuat orang tua lebih mengerti bagaimana pola asuh yang baik.

Mempertemukan kepentingan dan keinginan antara pihak keluarga dan sekolah

Tujuan dari parenting education yang terakhir adalah mempertemukan kepentingan dan keinginan keluarga dan sekolah. Misalnya jika di sekolah anak diajarkan sikap mandiri dan disiplin, maka dirumah orang tua juga harus menerapkannya.

Sasaran dari kegiatan parenting education adalah orang tua, guru, orang tua yang memiliki anak PAUD namun belum mendapatkan layanan pendidikan, Mahasiswa, dan calon orang tua. Jadi peran dari parenting education ini tidak hanya diperuntukkan bagi orang tua yang sudah memiliki anak saja, melainkan mahasiswa ataupun calon orang tua juga penting untuk memperoleh pengetahuan mengenai parenting education sebagai bekal dalam pengasuhan anak nantinya.

Pada masyarakat modern, dimana semua kebutuhan semakin banyak dan semakin mahal menuntut orang tua harus mencari cara untuk terus bertahan. Salah satunya dengan bekerja, dimana dulu hanya suami atau ayah saja yang bekerja, sekarang istri atau ibu juga bekerja. Hal ini berdampak pada gaya pengasuhan orang tua terhadap anak. Orang tua yang keduanya bekerja dapat mencukupi kebutuhan keluarga, bahkan lebih. Namun dengan bekerja, waktu yang diperlukan untuk mengasuh anak jadi terbatas, karena sebagian waktu digunakan untuk bekerja.

Program parenting yaitu bentuk kegiatan informal yang dilakukan untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak di kelompok bermain dan di rumah. Parenting ini bukan sesuatu yang baru namun juga tidak banyak yang mampu menyelenggarakannya, sehingga penting untuk dikaji dari konsep teoritis tentang manajemen program parenting pada pendidikan anak usia dini, mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara maksimal. [Red. IrchamM]

Ditulis oleh Ika Sulistya Wati, Anggota KKN RDR 77 Kelompok 32 UIN Walisongo Semarang

Baca juga:  Nyai Solichah Wahid; Ibu bagi Orang Banyak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here