Paper MOB Virtual PBAK UIN Walisongo 2021, Angkat Tema Vaksinasi

0
46
Lisana Sidqin Alia
Kru LPM Justisia 2020 | + posts

Semarang, Justisia.comPaper MOB Virtual Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) UIN Walisongo Semarang 2021 mengangkat tema ‘Vaksinasi.’ Paper MOB tersebut diikuti sekitar 4500 lebih mahasiswa baru yang tergabung dalam 7 formasi.

Penayangan perdana paper MOB tersebut ditayangkan melalui kanal media Youtube Dema Universitas pada, Minggu (15/8/2021).

Nur Ulin Naturofiqin, Ketua 1 PBAK mengatakan, pelaksanaan paper MOB pada PBAK 2021 merupakan bagian seremonial penyambutan mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi.

“Tujuan utama pelaksanaan paper MOB adalah, untuk membangun semangat, kekompakan dan kebersamaan antar mahasiswa baru. Karena kekompakan dan semangat itu membuktikan kerja keras, serta komitmen mahasiswa baru untuk menorehkan prestasi,” ujar Ulin.

Ia juga menambahkan jika maksud dari tema paper MOB vaksinasi, yaitu memberikan pesan untuk memperkuat persatuan dan semangat menjaga protokol kesehatan, serta sarana menyukseskan program vaksinasi dari pemerintah untuk masyarakat.

Dalam video konfigurasi paper MOB ini, diperagakan cara memakai masker oleh para mahasiswa baru dan beberapa perwakilan mahasiwa setiap fakultas. Selain itu, ada juga narasi MOB terkait wabah Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Narasi tersebut disampaikan oleh sekitar 24 orang mahasiwa/ mahasiswi UIN Walisongo. Dilanjutkan dengan ucapan terima kasih terhadap para nakes (dibaca; tenaga kesehatan) menggunakan bahasa daerah masing dari setiap mahasiswa.

Pada akhir video, Imam Taufiq, Rektor UIN Walisongo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia mampu keluar dari Pandemi  yang meningkat dengan salah satu upayanya yaitu vaksinasi.

“Kita semuanya bangsa Indonesia mampu untuk keluar dari Pandemi Covid yang kian meningkat, tidak hanya jumlahnya tapi efek dari Pandemi ini benar-benar kita rasakan dari semua lini kehidupan bangsa dan negara, kita bisa keluar dengan vaksin. Karena itu, vaksinasi program pemerintah yang unggul ini patut untuk kita dukung dan ikuti,” ungkap Imam Taufiq.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengungkapkan bahwa bagaimana semestinya kaum intelektual mampu meringankan beban dengan kekuatan pikiran yang dicurahkan. Ia juga menyebutkan bahwa pandemi ini sebagai tantangan awal untuk mahasiswa baru.

“Dalam kondisi Pandemi seperti saat ini semestinya para kaum terpelajar seluruh kuam intelektual, mencurahkan kekuatan pikirannya agar meringankan beban kita semua. Ini adalah tantangan awal untuk teman- teman mahasiswa baru pandemic ini telat menyambutmu. Di pintu gerbang universitas ini.” Tutur Ganjar. [Red. Musyaffa’]

Baca juga:  Fuhum Luncurkan Prodi Baru, Gedung IsDB Siap 100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here