Meraih Predikat Lulusan Terbaik, Nadaa Putuskan Mengabdi di Pondok

0
29
Dokumentasi Acara Wisuda pada Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang
Zainul Fitroh
Kru Magang Justisia 2021 | + posts

Semarang, Justisia.com – Meraih predikat sebagai lulusan terbaik pada wisuda periode November yang digelar pada hari Selasa (16/11/2021), Nadaa Dhiya Ulhaq memutuskan untuk mengabdikan dirinya di pondok.

Mahasiswa yang kerap disapa Nadaa itu lulus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,96 dan skripsi yang berjudul : Penetapan Awal Bulan Qomariyah dalam Perspektif Ilmu Ushul Fiqih.

Ia memilih judul tersebut karena dirinya suka dan tertarik pada kajian bidang ushul fiqih.

“Aku suka ilmu ushul fiqih, jadi aku banyak melihat ilmu falak dari kacamata ushul fiqih,” terang Nadaa.

Nadaa juga menceritakan sedikit mengenai masa penyusunan skripsi, yang mana masa itu sangat berat baginya.

“Masa penyusunan skripsi adalah masa-masa yang paling berat selama perkuliahan, karena aku mencoba menulis skripsi ini dalam bahasa Arab,” tutur mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Selain itu, Nadaa juga mahasiswa yang berprestasi, Ia pernah meraih juara 2 pada Orsenik cabor debat bahasa Arab, juara 1 tahfidz JQH. Berbagai organisasi juga Ia ikuti, seperti JQH, dan yang lainnya. Namun, walaupun aktif di organisasi, Nadaa tidak lantas meninggalkan kuliahnya.

Setelah kelulusan, Nadaa berencana mengabdi di pondok tempat asalnya, yaitu pondok pesantren Thawalib Parabek.

“Aku ingin mengamalkan ilmu yang kudapat dan menjadi pribadi lebih baik lagi,” tandas wanita asal Klaten itu. [Ed/Red. Anas]

Baca juga:  Bersama Universiti of Malaya, UIN Walisongo Gelar Webinar Ilmu Falak Internasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here