Menjadi Wisudawan Berprestasi, Yulianti Safitri Beri Sambutan Pada Wisuda Periode November 2021

Isna Akmilna Latifa
Kru Magang Justisia 2021 | + posts
Ahmad Tegar Hidayat
Kru Magang 2021 | + posts

Semarang, Justisia.com – Menjadi wisudawan terbaik, Yulianti Safitri mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) berkesempatan memberikan sambutan wisuda periode November pada, Selasa (16/11).

Dalam sambutannya Ia menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor, Dekan, Dosen, dan segenap sivitas akademika yang telah membimbing dan mengasah intelektual wisudawan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Rektor, Dekan, Dosen, dan segenap keluarga besar UIN Walisongo yang telah membimbing dan mengasah intelektual kami dalam masa pembentukan moral, spiritual yang baik selama menimba ilmu di UIN Walisongo tercinta ini,” terang Yulianti.

Selain itu, Yulianti juga menceritakan jika Ia tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik. Ia juga berpendapat bahwa untuk mendapatkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Cumlaude merupakan perjalanan yang panjang dan penuh tantangan.

Pada awal kuliah Ia sempat juga mengalami beberapa kendala, seperti pernah gap year selama satu tahun, kemudian masuk kuliah pada tahun 2017 yang mana Ia juga mengalami masalah finansial.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) itu juga menyampaikan jika selama menjadi mahasiswa haruslah memiliki prioritas dan manajemen waktu yang baik, agar segalanya dapat berjalan dengan lancar serta tidak bertolak belakang.

“Gunakan waktu sebaik mungkin, kalau misalnya ada orang yang kamu bahagiakan seperti orang tua, temen, atau pasangan, jangan menunda sesuatu yang ingin kamu mulai dan kamu capai, serta selesaikan apa yang sudah kamu mulai,” ujar Yulianti.

Ia juga berpesan bahwa aksi akan menimbulkan reaksi, yang mana apa yang kita lakukan akan menuai hasil apa yang kita lakukan juga.

Tak hanya itu, menurut Yulianti gelar yang disematkan dengan nama merupakan sebuah tanggung jawab.

“Gelar yang disematkan bersamaan dengan nama kita adalah tanggung jawab sampai diakhir hayat kita, ini bukanlah upaya akhir dari para wisudawan, tetapi ini menjadi langkah awal untuk bisa meraih kesuksesan dimasa mendatang,” jelas mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Di akhir sambutan, Yulianti berharap agar para wisudawan kedepannya bisa mengemban amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Harapannya para wisuda kedepannya adalah setelah menyandang gelar, Sarjana, Magister, maupun Doktor bisa mengemban amanah dan menjadi aktor ditengah-tengah masyarakat dengan membawa almamater tercinta, karena tanggung jawab kita bukan saja mensejahterakan hidup sendiri, tapi juga harus mensejahterakan masyarakat,” harap Yulianti. [Ed/Red.Anas]

Baca juga:  Turunnya Area Permukaan Tanah di Semarang Sedalam 18 CM per Tahun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here