Memahami Ontologi Ilmu, Aksiologi Ilmu dan Epistemologi Ilmu

0
56
Devita Syaharani Putri
Kru Magang Justisia 2021 | + posts

Semarang, Justisia.com – Kata Ontologi pertama kali diperkenalkan oleh udolf Goclenius pada tahun 1936 M. Ontologi diyakini sebagai ilmu paling kuno diantara ilmu-ilmu yang lainya, tokoh-tokoh yang meyakini dan mengaplikasikan pandangan ilmu ini yaitu diantaranya ada Thales yang merupakan tokoh filsuf pertama yang mengemukakan bahwa air merupakan substansi terdalam yang merupakan asal mula segala sesuatu, adapun Plato, dan Aristoteles, kata ontologi juga diambil dari Bahasa Yunani, onto yang diartikan sebagai sesuai yang nyata dan benar adanya dan logos yang berarti ilmu, jika diartikan akan menjadi sebuah ilmu yang mempelajari sesuatu yang nyata dan benar adanya.

Konsep ontologi diantaranya :

  1. Monisme, Istilah ini diperkenalkan oleh Thomas Davidson dan ia menamainya sebagai Block Universe, atau teori yang beranggapan bahwa semua hal hakikatnya berasal dari sesuatu yang tunggal dan tidak mungkin jamak atau lebih dari satu
  2. Dualisme, Tokoh yang paham ini ialah  Descartes (1596-1650 M) yang juga merupakan bapak filsafat modern. Aliran ini berkebalikan dari monoisme yang hakekat berasal dari sesuatu yang tunggal, aliran dualisme menganut paham bahwa hakikat itu ada dua.
  3. Pluralisme, Aliran ini meyakini semua bentuk keberagaman merupakan nyata, aliran ini diperkenalkan oleh seorang filosof dan psikolog Asal Amerika dan juga merupakan tokoh modern William James (1842-1910 M).
  4. Nihilisme, Seperti katanya “nihil” yang berarti tidak ada, faham ini beranggapan bahwa tidak ada nilai dan kepercayaan yang wajib dipatuhi, seperti yakin bahwa Tuhan itu tidak ada dan tidak perlu mematuhi perintahnya. Faham ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang novelis Ivan Turgeniev yang telah mengaplikasikan pikiran dalam sebuah novel berjudul Fathers and Children yang ia tulis pada tahun 1862 di Rusia.
  5. Agnostisisme, Paham ini beranggapan bahwa manusia yang tidak bisa atau tidak mampu mengetahui tentang keberadaan Tuhan dan fenomena supranatural maka mereka tidak percaya dengan keberadaanya.

Aksiologi ilmu

Istilah aksiologi berasal dari Bahasa Yunani yaitu axios yang berarti nilai dan logos yang berarti ilmu atau teori, yang mana jika diartikan aksiologi yaitu ilmu yang memahami atau mempelajari mengenai nilai-nilai yang dijumpai di kehidupan sehari-hari. Sedang dalam KBBI aksiologi diartikan sebagai kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia dan kajian tentang nilai, khususnya etika

Menurut tokoh Bramel (dalam Amsal 2009: 163). Aksiologi dibagi menjadi tiga bagian :

  1. Moral Conduct, ialah suatu tindakan moral, yang menciptakan disiplin khusus atau sering disebut dengan etika.
  2. Estetic expression, ialah bentuk ekspresi keindahan yang menciptakan keindahan.
  3. Socio-political life, ialah teori mengenai kehidupan sosial politik yang menciptakan filsafat sosial politik.

Epistemologi ilmu

Berasal dari kata Yunani, episte yang berarti pengetahuan dan logos yang berarti ilmu atau teori, artinya epistemologi ialah ilmu atau teori yang mempelajari mengenai apapun yang masih ada sangkut pautnya dengan pengetahuan dan lalu dipelajari secara mendalam. Epistemologi juga termasuk dalam cabang filsafat yang isinya mengenai pembahasan, sumber, asal mula dan teori lainya yang berhubungan dengan pembentukan pengetahuan.

Adapun sumber dari pengetahuan dibagi menjadi dua, yaitu rasio dan empiris. Rasio yang dari Bahasa latin ratio yang berarti nalar atau akal, aliran yang menganut sumber pengetahuan ini disebut rasionalisme yang mana sangat menonjolkan akal sebagai kekuatan utama pengetahuan yang dimiliki manusia. Sedang empiris yang berasal dari Bahasa Yunani empirikos memiliki arti pengalaman dan paham yang mempercayai teori ini disebut empirisme yang mana menurut paham empirisme ini meyakini bahwa pengetahuan yang diperoleh manusia merupakan hasil dari pengalaman inderawinya. [Red. Ircham]

Baca juga:  Suran Agung di Madiun: Antara Seni, Tradisi dan Religi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here