Mahasiswa FSH Gelar Training Leadership di Kampung Surga

0
50
Website | + posts

Semarang, Justisia.com – Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang menggelar acara Training Leadership pada hari Senin (1/11). Acara ini diikuti oleh mahasiswa secara terbatas dan dilaksanakan secara offline di Miniatur Kampung Surga Bandungan.

Acara Training Leadership dibuka langsung oleh dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Arja Imroni. Menurutnya pelatihan kepemimpinan yang akan berlangsung dua hari ini sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa yang aktif berkontribusi melalui organisasi intra seperti DEMA, SEMA dan UKM di lingkungan Fakultas Syari’ah dan Hukum. Kemudian ia juga berpesan kepada segenap mahasiswa yang hadir untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Pelatihan ini sangat berharga, kalian adalah orang yg terpilih untuk mengikuti acara ini dari sekian banyak mahasiswa. Oleh karena itu dimanfaatkan,” ungkap Arja Imroni.

Ia menambahkan pelatihan ini akan berguna sampai kapan-pun dan di mana-pun setelah lulus dari perkuliahan. Mengingat peserta yang mengikuti sudah berusia senja di struktur keorganisasian periode 2021.

“Meskipun kalian akan purna di bulan depan, tetap saja pelatihan ini penting, karena akan menjadi pemimpin dimasa mendatang,” imbuhnya.

Dalam pembukaan acara Training Leadership, selain dihadiri oleh Dekan, hadir juga Wakil Dekan Satu, Ali Imron dan Ahmad Izzuddin sebagai Wakil Dekan Tiga.

Sebelum acara dibuka, sempat dibacakan laporan singkat oleh Ahmad Izzuddin selaku Wakil Dekan Tiga bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama tentang berjalannya acara.

“Pelatihan ini hanya diikuti oleh 25 mahasiswa perwakilan dari DEMA, SEMA, HMJ dan UKM di Fakultas Syari’ah,” kata pengasuh Ponpes Life Skill Darunnajah tersebut.

Training Leadership tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Darwito, SE. MM. selaku owner Miniatur Kampung Surga. Dalam sesi ini mahasiswa dilatih untuk menjadi pemimpin yang hebat dan bertanggung jawab melalui metode yang dipaparkan dalam lembaga Nafsul Mutmainnah Achievement (NMA). [Red/M2]

Baca juga:  Pemuka Agama Seluruh Indonesia: "Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here