KKN UIN Walisongo Lakukan Pelatihan Pembibitan dan Penyemaian

0
89
KKN UIN Walisongo Lakukan Pelatihan Pembibitan dan Penyemaian
Kelompok 35 sedang melakukan pembelajaran pembibitan. Sumber: Mega Diah Wati
Mega Diah Wati
Mahasiswa FSH 2017

Semarang, Justisia.com – KKN MIT DR X kelompok 35 UIN Walisongo belajar pembibitan dan penyemaian di Desa Kalong, Kec Ungaran Timur bersama Balai Sertifikasi Pembenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Kabupaten Semarang, pada Senin, (8/2/2021).

“Acara tersebut merupakan proker kelompok, karena Kebun Agrowisata di salah satu tempat Gunung Pati, tepatnya di Cepoko memiliki bibit tanaman yang pada mati, dengan begitu kami semua berinisiatif melakukan proker ini,” ujar salah satu Koordinator Desa KKN Hanif.

Selain membantu perkebunan warga, kegiatan ini juga dapat membantu pemahaman awal pada warga dan khususnya mahasiswa perihal dunia pembibtan dan penanamanya.

“Acara kunjungan Mahasiswa UIN Walisongo sangat diapresiasi sekali, karena yang saya ketahui. Mahasiswa sering bergulat dalam dunia teori. Artinya persoalan praktek lapangan perlu kiraya dilakukan karena berkaitan dengan masyarakat,” jawab Koordinator Lapangan Balai Sertifikasi Pembenihan Tanaman Hutan (BSPTH), Agung.

Baca juga:  Udara Jakarta Buruk, ISPU Perlu Revisi

“Di dalam, kita diajarkan, proses media tanah. Seperti kuning, merah dan hitam. Bagaimana kita menanam di tempat yang berlemak dan banya lempungnya seperti di perhutanan. Dan pencabutan ovulasi. Selain itu juga, kita diajarkan pembibitan dan penyemaianya,” tutur salah satu Anggota kelompok, Mega.

Adapun jenis bibit yang BSPTH kelola ada 63 macam tanaman hutan dan Multy Purpose Tree Species (MPTS). Akan tetapi, dari salah satu bibit yang paling sering didistribusikan adalah jenis bibit Sangon.

“Karena jenis bibit Sangon paling banyak diserap pasar dan juga di jualnya sangat mudah. Hanya perkiraan usia 4-5 tahun sudah panen, dan tidak banyak membutuhkan perawatan,” terang Agung.

Harapanya, setelah pembelajaran ini. Para mahasiswa dan remaja yang ikut dalam pelatihan ini. Dapat menyebarkan virus menanam, dan pemerintah jawa tengah menyiapkan bibit gratis tepatnya di BSPTH. Selain itu juga dapat mempraktikan, paling tidak di rumahnya masing-masing. Tutur Korlap BSPTH Pak Agung saat akhir penutupan.[Musyaffa’]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here