Khairul; Tujuh Keyakinan, Puluhan Perbedaan, Tetap Ada Potensi Konflik Di Dalamnya

0
40
Zusnia Galuh Wati
Kru Magang Justisia 2021 | + posts

Semarang, Justisia.com – “Gerakan Kebangsaan Watu Gong yang ditanda tangani oleh 50 Organisasi, 50 perbedaan, dengan 7 keyakinan ini tetap ada potensi konflik didalamnya,” tutur Khairul, perwakilan pemerintah Semarang saat menyampaikan sambutannya pada peringatan satu tahun piagam Gerakan Kebangsaan Watu Gong (Gerbang Watu Gong), pada Minggu (10/10/2021).

Namun Khairul yakin, potensi itu tidak akan pernah terjadi bila kita tetap berpegang teguh pada empat pilar wawasan kebangsaan. Seperti pada acara ini yang menjadi awal gebrakan dari Gerbang Watu Gong dengan berpegang teguh pada empat pilar wawasan kebangsaan.

“Saya yakin kalau kita punya wawasan kebangsaan yang berlandaskan empat pilar dasar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita dapat membangun kesatuan dan persatuan Indonesia,” Tegasnya.

Menurut Khairul, lahirnya keberagaman juga harus dilandasi oleh moderasi beragama yang berlandaskan wawasan kebangsaan untuk mempertahankan kesatuan Indonesia. Dimulai dari piagam Gerbang Watu Gong ini ia berharap, keberagaman dan saling menghargai bisa berkembang hingga seluruh Indonesia.

“Saya meyakini bahwa semua yang berada di ruangan ini adalah miniatur Jawa Tengah. Bahkan mungkin miniatur Indonesia, dimana kita membentuk kesatuan yang utuh, bahwa Indonesia ini adil karena keberagaman,” Ungkapnya.

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa ini semua adalah langkah awal bagi kita semua untuk pengelolaan yang baik. Dan dapat menjadi kekayaan yang luar biasa bagi kesatuan Negara Republik Indonesia. [Red. IrchamM]

Baca juga:  Isu Agama Jadi Komoditas Empuk Saat Pesta Demokrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here