Gerbang Kampus 3 UIN Walisongo Dipenuhi Poster Pada Hari Pendidikan

0
101
Gerbang Kampus 3 UIN Walisongo dipenuhi poster
dokumentasi tim Justisia
Ircham Mudzakir
Kru Magang 2020 | + posts

Semarang, Justisia.com – Gerbang kampus 3 UIN Walisongo Semarang dipenuhi dengan poster pada hari Pendidikan Nasional, Minggu (02/05) Hal tersebut diinisiasi oleh massa dari PMII Rayon Syariah UIN Walisongo untuk memperingati hari Pendidikan Nasional.

Selain memasang poster-poster yang banyak menentang kebijakan Universitas tersebut, massa juga menggelar aksi yang berisi orasi, pembacaan puisi, teatrikal, dan pembacaan tuntutan didepan kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

Salah satu massa aksi, Ikhwan menyatakan bahwa PMII Rayon Syariah mendesak 4 poin tuntutan, yang berisi;

  1. Wujudkan pendidikan murah bagi masyarakat menengah bawah;
  2. Menolak kapitalisasi, liberalisasi, komersialisasi pendidikan;
  3. Menolak kriminalisasi dan mengutuk keras tindakan represif terhadap aktivis;
  4. Wujudkan nilai demokrasi di kampus UIN Walisongo, Semarang.

Tak hanya itu, seorang peserta aksi, Nanda menyatakan bahwa pendidikan di Indonesia sudah dikomersialkan, hal tersebut dapat dilihat dari mahalnya biaya pendidikan.

“Pendidikan telah dikomersialkan, buktinya biaya kuliah mahal,” ujar Nanda.

Ada juga yang mempertanyakan kewajiban negara atas pendidikan, untuk menyejahterakan dan mencerdaskan bangsa, namun pada kenyataannya masih banyak sekali masyarakat yang sulit bahkan belum pernah mencicipi dunia pendidikan.

“Bahwa tugas negara adalah untuk menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, namun masih banyak mereka yang tak bisa mencicipi dunia pendidikan, apakah itu yang dinamakan sejahtera?” tanyanya.

Baca juga:  Zulkifli : Menjaga Persatuan di Tahun Politik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here