Gelar Webinar: Mahasiswa KKN MIT DR Kelompok 41 UIN Walisongo Edukasi Masyarakat dengan Moderasi Beragama

0
83
Gelar Webinar: Mahasiswa KKN MIT DR Kelompok 41 UIN Walisongo Edukasi Masyarakat dengan Moderasi Beragama
Pamflet Webinar Moderasi Beragama
Website | + posts

Semarang, justisia.com – Mahasiswa KKN MIT DR Kelompok 41 UIN Walisongo menggelar Webinar Moderasi Beragama pada Minggu (25/7). Webinar ini merupakan salah satu dari banyaknya proker KKN sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

“KKN sekarang tidak jauh beda dengan tahun kemarin (dilaksanakan) secara online. Jadi kami menginisiasi kegiatan webinar secara online untuk mengedukasi masyarakat secara umum untuk menjalankan agama secara moderat” jelas Riq’an Sauqi, salah satu peserta KKN Kelompok 41.

Menurutnya, tujuan dari webinar ini sangat penting untuk masyarakat umum. Yakni mengedukasi masyarakat agar berfikir secara moderat dan mengajak untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dalam beragama.

Semangat pengabdian mahasiswa KKN kelompok 41 ini diapresiasi oleh Ketua Pusat PPM LP2M UIN Walisongo Semarang, Rikza Chamami. Ia mengatakan kegiatan webinar ini sangat diperlukan sekali untuk masyarakat karena belakangan ini kerap kali terjadi permasalahan yang membenturkan pemahaman agama terlebih di masa pandemi.

Rikza juga menjelaskan pentingnya berfikir moderat dalam beragama di era sekarang.

“Beragama secara moderat itu artinya mendalami agama sesuai dengan porsinya, tidak berjalan ke kiri atau ekstrem ke kanan,” ungkap Rizka.

Lebih lanjut, Rikza mengatakan bahwa semangat moderasi beragama adalah pelajaran pola dakwah yang diajarkan walisongo dahulu kala, oleh karena itu sebagai generasi walisongo sangat dianjurkan untuk mengikuti jejak langkah yang diwarisi mereka.

“Kita belajar bareng tentang bagaimana cara berpikir moderat di zaman sekarang. Karena berpikir moderat sangat bermanfaat sekali, yaitu dapat berpikir di jalan tengah tidak terlalu ke kiri dan tidak ekstrim ke kanan dan mudah-mudahan generasi kedepan betul-betul menjadi generasi yang bisa mencapai adil makmur, generasi yang bisa bil agama wa bil negeri,” pungkasnya.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN MIT DR Kelompok 41 UIN Walisongo, Elina Lestariyanti juga turut mengapresiasi webinar Moderasi Beragama ini. Ia beranggapan bahwa webinar ini sangat relate dengan problem yang ada selama pandemi.

“Webinar pada siang hari ini sangat menarik untuk dibahas, apalagi mengingat polemik permasalahan yang terjadi di masa pandemi covid-19 ini,” ujar Elina (Red/Khasanah)

Baca juga:  Habib Ali Zainal Abidin: Kemanusiaan Harus Mendahului Keberagamaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here