Era Ronaldo dan Messi Segera Usai!

0
47
Era Ronaldo dan Messi Segera Usai!
Foto Ronaldo dan Messi dari CNN Indonesia
Riza Pahlevi
+ posts

Justisia.com – Semua pecinta olahraga si kulit bundar sudah tentu mengenal sosok Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dua pemain ini merupakan mega bintang di lapangan hijau, dimana mereka sudah mendominasi gelar pemain terbaik dunia selama lebih dari satu dekade terakhir.

Trofi demi trofi mereka kumpulkan, baik itu penghargaan individu maupun gelar bersama klub. Kemampuan keduanya dalam mencetak gol pun tak perlu diragukan lagi karena masing-masing berhasil mencetak lebih dari 600 gol. Tak ayal jika CR7 (Cristiano Ronaldo) dan Messi menjadi langganan 11 pemain terbaik dunia tiap tahunnya. Mereka telah menjelma menjadi dewa dalam dunia sepakbola modern.

Rivalitas Ronaldo dan Messi merupakan rivalitas yang selalu ramai diperbincangkan oleh penggemar sepak bola di dunia. Penggemar akan membandingkan kedua pemain ini dari segi manapun, baik dari torehan gol, jumlah trofi, gaji pemain, bahkan pengikut di sosial media mereka. Rivalitas mereka dapat diibaratkan seperti Batman vs Superman-nya lapangan hijau.

Akan tetapi, rivalitas kedua pemain ini hanya terjadi dalam lapangan saja, di luar lapangan mereka memiliki respect satu sama lain, hal ini ditunjukkan dengan momen di mana Ronaldo sempat mengutarakan ingin mengajak makan malam Messi jika ada kesempatan saat diwawancarai pada malam penghargaan pemain terbaik Eropa 2018/2019.

Lain dari itu, dominasi Ronaldo dan Messi tampaknya mulai memudar. Hadir wajah-wajah baru yang tampaknya mulai mengganggu dominasi keduanya. Terlihat dari mulai dipatahkannya dominasi pemenang penghargaan pemain terbaik dunia Ballon D’or yang dimenangkan oleh Luka Modric pada 2018 lalu, yang mana Ronaldo dan Messi mendominasi juara penghargaan ini sejak tahun 2008. Sedangkan yang terbaru, Robert Lewandowski juga turut menggeser kesuperioran Ronaldo dan Messi sebagai pemain terbaik FIFA 2020.

Jika dilihat dari peforma musim lalu, Cristiano Ronaldo “hanya” menyumbang 37 gol bersama Juventus, sangat jauh dibandingkan dengan saat puncak karirnya bersama Real Madrid yang mana bisa mencapai 61 gol dalam satu musim. Trofi yang didapatkan pun hanya Serie A (Liga Italia).

Mr. Champions League, sebutan Ronaldo, pada gelaran Liga Champions Eropa, timnya harus tersingkir oleh wakil dari Prancis, Olympique Lyonnais. Sedangkan peforma La Pulga (Lionel Messi), juga bisa dibilang menurun. Leo hanya mencetak 29 gol bersama Barca di semua ajang, Leo juga nir-trofi bersama Barca musim lalu. Di ajang Liga Champions, timnya harus menerima pil pahit ketika dipercundangi oleh Bayern Munchen dengan skor 8-2.

Seiring dengan terus bertambahnya usia, dominasi keduanya mulai digeser secara perlahan oleh pemain-pemain muda kelas dunia. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Neymar turut meramaikan dalam menggeser dominasi Ronaldo-Messi. Dengan skill dan kemampuan mencetak gol yang mumpuni, para pemain muda ini digadang-gadang akan menciptakan dominasi baru dalam kancah sepakbola dunia.

Meskipun dominasi keduanya yang mulai memudar, megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo tetap menjadi pilihan utama ujung tombak Juventus. Ketajamannya di depan gawang lawan masih ditakuti oleh penjaga gawang pemain lawan. Begitu pula La Pulga (Lionel Messi) yang masih menjadi tumpuan utama penyerangan bagi Barcelona. Messi memiliki peran penting dalam mencetak gol maupun memberikan assist kepada rekannya. Walaupun era dari dua mega bintang ini akan segera usai, dunia sepakbola akan selalu mengenang kehebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. (Red/Khasanah)

Baca juga:  Dekan FSH; Sudah Semestinya Juara Umum Kita Rebut Kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here