Apa Kabar Dana Stimulan KKN?

0
47
Apa Kabar Dana Stimulan KKN?
Ilustrasi Gambar sumber: DEMA UIN Walisongo Semarang
Anastya Mawar Dini
Kru Magang 2020 | + posts

Semarang, Justisia.com – Terhitung tiga bulan sejak KKN MIT-DR XI selesai dilaksanakan, Dana stimulan belum juga cair.

Sebelumnya, saat pembekalan pada Kamis (04/01), pihak LP2M menargetkan dana KKN akan cair dua pekan setelah KKN dimulai ketika ada laporan dari pihak kelompok KKN. Namun dua pekan setelah pembekalan, dana stimulan itu tidak kunjung cair dengan alasan alur dana masih terblokir oleh Kementrian Keuangan.

“Ketika pembekalan memang (disampaikan bahwa) dana KKN akan cair ketika ada laporan dari pihak kelompok KKN, udah lama banget sekitar dua minggu (sejak) laporan setelah penutupan KKN,” terang Koordinator kelompok 54 KKN MIT-DR XI, Emil Dei Rahim.

Pasca KKN, para Koordinator Desa (KORDES) KKN MIT-DR XI menanyakan kabar dana KKN pada kampus dan pihak LP2M, tetapi hanya ada jawaban sama yang mereka terima.

“Jawaban dari pihak LP2M selalu (disuruh) sabar dan menunggu pembukaan blokir dari Kemenag pusat, padahal mahasiswa menggunakan cukup banyak dana pribadi untuk kepentingan KKN. Terlebih sudah lebih 2 bulan ini belum juga cair,” tambah Emil, mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Selain itu, informasi dari pihak LP2M maupun kampus mengenai dana stimulan KKN dinilai tidak informatif. “Hanya beberapa kali saja (info dari LP2M), itu pun (sebab) ditanya oleh mahasiswa, dari LP2M tidak terlalu informatif,” ujar Hassin Adaby, mahasiswa kelompok 58.

Dari informasi yang kami himpun, pada Senin (19/04), DEMA UIN Walisongo Semarang mengadakan audiensi bersama LP2M mengenai dana stimulan KKN. Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa pihak LP2M akan mencairkan dana stimulan selambat-lambatnya sebulan setelah audiensi dilaksanakan, yaitu pada Mei.

Menanggapi berbagai keluhan dan pertanyaan perihal kapan dana stimulan KKN cair, Kru Justisia menghubungi Ketua LP2M, Akhmad Arif Junaidi pada Senin (19/04).

Ia menjelaskan bahwa dana satu juta per anak itu tidak semuanya masuk untuk kegiatan KKN. Tetapi juga digunakan untuk pembekalan, atribut, serta pulsa Rp150.000;- untuk panitia dan DPL. Sedangkan UKT yang dibayar oleh setiap mahasiswa, uang tersebut menjadi dana negara.

Ia menambahkan bahwa harus ada kegiatan yang di SPJ-kan untuk mencairkan uang tersebut.

“Dana stimulan KKN diblokir oleh pusat, dana yang sudah diterima LP2M itu sejumlah satu juta dikali sejumlah mahasiswa dan yang perlu diketahui bahwa SK untuk pencairan dana stimulan KKN sudah jadi dalam 3 minggu berkas sudah diperiksa SPI, mengenai SPJ sudah lengkap dan tinggal menunggu blokir dibuka oleh pusat,” terang Arif Junaidi.

Senada dengan Arif, Ketua Pengabdian Masyarakat LP2M, M Rikza Chamami juga mengungkapkan jika dana KKN belum bisa cair karena posisi anggaran masih diblokir sejak Januari 2021 dan belum dibuka hingga sekarang.

Perihal pemberitahuan pemblokiran dana stimulan KKN pihak LP2M sudah memberitahu mahasiswa dan sudah ada audiensi dengan DEMA untuk penjelasan.

Sementara itu, sebab pemblokiran dana stimulan KKN dari pihak LP2M juga tidak mengetahui detailnya. “Sebab pemblokiran kita tidak tau detailnya karena kebijakan kementrian keuangan, berkas pendukung buka blokir sudah dilengkapi, tapi masih tetap diblokir,” tambah Rikza.[Red. Sonia/Ed. Fia]

Baca juga:  Prodi Ilmu Falak Lakukan Revitalisasi Website

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here