Layanan Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Ditutup Sementara

0
62
sumber foto: library.walisongo.ac.id
Althaf Hakim Rahman
Kru Magang 2020 | + posts

Semarang, Justisia.com – Kepala Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Semarang, Umar Falahul Alam memutuskan menutup layanan perpustakaan sementara setelah salah satu pegawai perpustakaan dinyatakan terpapar Covid-19.

Sekitar hari Jumat (23/4) telah ada indikasi bahwa salah satu pegawai perpustakan terpapar Virus Corona, dan setelah di tes rapid Antigen ternyata hasilnya positif. Satu minggu sebelumnya, juga ada petugas yang izin karena merasa kurang sehat, setelah di tes Antigen hasilnya juga positif, jelas Umar.

“Kedua-duanya (dua pegawai perpustakaan) itu sebenarnya, adalah dosen dari dua Fakultas, FST dan FITK yang ditugaskan di perpustakaan. Namun karena keduanya sering membaur dengan pegawai-pegawai perpustakaan lain, Akhirnya petugas ikut terpapar virus Covid-19. Dengan terpaksa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, untuk sementara kami dari perpustakaan membuat kebijakan untuk sementara pelayanan perpustakaan ditutup hingga keadaan kondusif,” ujar Kepala Perpustakaan.

Kepala perpustakaan mengambil langkah kebijakan terhadap hal ini diantaranya, akan mengadakan tes rapid Antigen yang diperuntukan untuk semua staf dan pegawai perpustakaan yang akan dilaksanakan pada hari Senin (26/04).

Setelah melakukan tes rapid, nanti hasilnya akan dijadikan sebagai kebijakan pihak perpustakaan yaitu tetap menutup perpustakaan/melakukan lockdown selama 14 hari atau masih tetap membukanya.

Jikalau pegawai yang terpapar Covid hanya satu atau dua orang, maka pihak perpustakaan masih tetap membuka perpustakaan dengan syarat pegawai yang terkena Covid diwajibkan melakukan isolasi mandiri, baik dirumah atau ditempat yang telah disediakan.

Adapun bagi mahasiswa yang telah meminjam buku perpustakaan kemudian ingin mengembalikannya, dan ternyata setelah diputuskan bahwa hasil tes antigen banyak pegawai yang positif dan harus menutup perpustakaan/lockdown, maka akan ada peniadaan denda buku/free.

“Karena perpustakaan lockdown, maka kami tidak memberikan denda kepada mahasiswa serta akan memperpanjang waktu pengembalian buku sampai batas yang tidak ditentukan,” pungkas kepala perpustakaan UIN Walisongo. [Red. Fajri]

Baca juga:  Produk Mahasiswa IAIN dipamerkan di Java Mall

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here