Tuntutan Tersampaikan, Audiensi Hasilkan Kesepakatan

0
924

Semarang, justisia.com-Setelah melalui proses yang alot, akhirnya audiensi menghasilkan keputusan yang telah disepakati oleh pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang dan Aliansi Mahasiswa Walisongo pada Jumat, 19 Juni 2020.

Hal ini disampaikan oleh Presiden DEMA UIN Walisongo Semarang, Rubait Burhan Hudaya, di depan massa aksi yang berdemo jilid 2 di Depan Rektorat Kampus 1 UIN Walisongo Semarang.

“Melalui audiensi yang alot mulai dari kemarin, hingga ditunda sampai hari ini, semua tuntutan sudah kami sampaikan semua dan sudah terbahas semua. Hingga pada akhirnya menghasilkan kesepakatan yang merupakan jalan tengah kita bersama,” ungkap Rubait.

Rubait menambahkan, keputusan yang diambil dan disepakati dengan pihak birokrasi UIN Walisongo ini tetap menitikberatkan agar teman-teman mahasiswa mendapatkan hak-haknya.

Hal tersebut juga dibenarkan dengan perkataan Wakil Rektor III, Arief Budiman yang menyatakan bahwa pimpinan UIN Walisongo dan pimpinan mahasiswa telah bersepakat melalui audiensi yang dilakukan di salah satu rumah makan di daerah Mijen.

Berikut adalah hasil kesepakatan terkait dengan tindak lanjut KMA 515 dan diatur lebih teknis dalam SK Rektor 2460 adalah sebagai berikut:

  1. Pemotongan UKT dinaikkan dari 10% menjadi 15%,
  2. Mahasiswa boleh menggunakan dua pilihan pemotongan dari angsuran dan atau perpanjangan,
  3. Bagi Mahasiswa yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, maka digratiskan,
  4. Dana muamanah yang jumlahnya sekitar 1,25 Milyar akan diambil 1 Milyar untuk diwujudkan dalam bentuk beasiswa permahasiswa sebesar Rp. 500.000,- yang bisa meng-cover sejumlah 2000 mahasiswa. Mahasiswa yang berhak mendapatkan bergantung pada rekomendasi dari lembaga mahasiswa,
  5. Surat pernyataan atau persyaratan untuk pengajuan keringanan UKT lebih disederhanakan. Tidak diharuskan menggunakan surat keterangan dari Kelurahan atau Kepala Desa namun, dapat menggunakan Surat Keterangan dari RT/RW.*
Baca juga:  Disertasi Kontroversial Abdul Aziz Harus Disikapi Secara Akademis

“Berdasarkan kesepakatan ini, maka akan segera dilakukan revisi terhadap SK Rektor Nomor 2460 yang merupakan tindak lanjut dari KMA Nomor 515,” ungkap Arief sesaat setelah membacakan hasil kesepakatan audiensi di hadapan Aliansi Mahasiswa Walisongo.

*Hasil tersebut mengacu pada apa yang dibacakan oleh WR III UIN Walisongo, Arief Budiman di hadapan mahasiswa pada Jumat (19/06/20).

Reporter: Sidik
Penulis: Sidik
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here