Sholawat Asyghil Berkumandang di Gubernuran

0
249

Semarang, Justisia.com – Siang hari 11/03/20, Gubernuran dipadati  masa tolak RUU Omnibus Law dari berbagai kalangan.

Orator silih berganti sampaikan argumen tolak Omnibus law. Argumen oleh orator Adetya Pramandira tegaskan tolak RUU Omnibus law.

“Bukan tanpa alasan kita menolak Omnibus law, RUU itu hanya memuluskan jalan bagi oligarki, dan memiskinkan bangsa negri ini.”

Koordinator Front Nahdliyyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam ini juga serukan sholawat Asygil dalam orasinya.

“Kawan-kawan, sesuai perjuangan islam mari kita basmi setan yang ada didalam gedung ini, kita bunuh oligarki yang dholim dan menindas,” tutur Dera.

“Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad wa Asyghili Dholimin bi dholimin,” penggalan bait sholawat yang juga dituntaskan oleh nya.

Reporter: Selma
Penulis: Selma
Editor: Hikmah

Baca juga:  UIN Walisongo Rayakan Hari Jadi yang Ke-50

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here