Sempat Ganti Konsep, Pelepasan KKN Posko 13 Berlangsung Meriah

0
196
Penyerahan hadiah kejutan jalan sehat bersama antara tim KKN Posko 13 UIN Walisongo dengan warga / Kredit foto: Dok tim KKN Posko 13

Semarang, Justisia.com – Pelepasan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogam Posko 13 UIN Walisongo berlangsung dengan meriah, Minggu (23/2/2020).

Kegiatan yang menggandeng para pemuda setempat yang tergabung dalam Praja (Paguyuban Remaja) RW IV, sempat terjadi penggantian konsep kegiatan dari yang sebelumnya hendak mengadakan pengajian diubah menjadi jalan sehat.

Ketua pelaksana kegiatan, Yahya Ubaidillah menyebut jika akhirnya jalan sehat yang dipilih untuk dilaksanakan adalah di luar dari perkiraan.

“Sama sekali tidak terpikirkan, awalnya kita punya rencana untuk pelepasan akan mengadakan pengajian akbar,” ujar mahasiswa UIN Walisongo.

Keputusan kemudian jalan sehat yang terpilih, lanjut Yahya, adalah hasil dari musyawarah bersama dengan perangkat desa Lempongsari.

“Namun setelah berkordinasi dengan Ketua RW VI, Pak ferry beserta ibu dan juga Praja VI, maka kegiatan pelepasan yang rencana pengajian akbar diganti menjadi jalan sehat bersama warga dan kemudian ditunjuklah saya selaku ketua panitia,” ujarnya.

Adanya hadiah kejutan yang telah disiapkan juga menambah animo masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Baca juga:  IAIN Kerinci Jambi Meminta Maaf telah Plagiat Logo PBAK UIN Walisongo

Yahya berterimakasih kepada semua pihak karena telah mendukung kegiatan pelepasan tim KKN Posko 13 sehingga dapat terlaksana dengan baik.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua donatur yang telah berkenan mendukung kegiatan ini, serta kepada teman-teman KKN dan Praja VI yang telah bekerja keras menjadikan kegiatan jalan sehat menjadi sangat meriah seperti sekarang ini,” ujar Yahya.

Kordinator tim KKN Posko 13, Panji Satria, juga berterimakasih kepada masyarakat Lempongsari khususnya warga RW VI yang telah menerima ia dan rekan-rekannya untuk melakukan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk KKN dengan tangan terbuka selama 45 hari.

“Saya secara pribadi maupun mewakili teman-teman KKN MIT UIN Walisongo Posko 13 mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada masyarakat Lempongsari khususnya warga RW VI yang telah membantu dan mengikuti kegiatan yang kami buat,” ujar Panji.

“Tak lupa terima kasih kepada bapak lurah beserta jajarannya yang telah mengijinkan kami KKN di Kelurahan Lempongsari dan bapak ketua RW VI kelurahan Lempongsari, Pak Ferry beserta Bu Ferry yang telah membimbing dan memberi nasihat kepada kami selama ada di sini. Terusterang kami merasa sangat dibantu selama menjalankan KKN di Kelurahan Lempongsari,” ujar Panji melanjutkan.

Baca juga:  Siapkah Kamu?

Panji juga mengajukan permohonan maafnya selama melakukan pengabdian di lingkungan Lempongsari.

“Sekiranya jika selama kami KKN di sini ada kesalahan yang kami lakukan baik disengaja atau tidak kami mohon maaf yang sebesar besarnya,”

“Dan harapan kami semoga tali silaturahmi yang telah terjalin ini bisa terus berlanjut selamanya, mungkin suatu saat kami akan datang lagi kesini untuk berkunjung dan mengenang masa masa KKN kami di Kelurahan Lempongsari ini,” pungkas Panji. (Rano/Am)

Kontributor: Rano Aditya
Penulis: Rano Aditya
Editor: Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here