Sebanyak 2156 Mahasiswa UIN Walisongo Ikuti KKN dari Rumah

0
129
Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq melepas peserta KKN Reguler Ke 75 secara daring / Kredit foto: Dok. Justisia
Website | + posts

Semarang, Justisia.com – Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum reda saat ini sebanyak 2156 mahasiswa UIN Walisongo mengikuti KKN dari rumah. Para peserta tersebut dilepaskan secara simbolik oleh rektor UIN Walisongo melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Akhmad Arif Junaidi, menyebutkan, 2156 mahasiswa yang dilepas tersebut terdiri dari 522 peserta laki-laki dan 1634 peserta perempuan.

Mereka berasal dari 8 Fakultas dengan rincian 386 mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), 294 mahasiswa dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), 557 mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

236 mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM), 384 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 122 mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 85 mahasiswa dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) dan 92 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Menurut penjelasan Arif Junaidi saat memberikan laporan dalam acara pelepasan KKN angkatan 75 menyebutkan, peserta KKN tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok dengan estimasi anggota setiap kelompoknya sekitar 13 sampai 15 mahasiswa. Yang istimewa dari KKN ke-75 ini adalah keikutsertaan 6 mahasiswa yang berasal dari Thailand.

Selain itu, dalam penjelasan Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum tersebut menerangkan, para peserta KKN dari rumah kali ini tersebar di 22 Provinsi yang terdiri dari 132 Kabupaten/Kota. Mereka akan dibimbing oleh 72 dosen pembimbing lapangan yang telah menerima pembekalan sebelumnya.

Reporter: Fajri
Penulis : Fajri
Editor ; Sidik

Baca juga:  Vespa dan Makna Sebuah Kehidupan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here