Rektor: UIN Walisongo Konsentrasi Menuju World Class University

0
341

Semarang, Justisia.com – UIN Walisongo Semarang melangsungkan kegiatan wisuda yang ke-78, Kamis (06/08/2020). Berbeda dengan sebelumnya, kali ini penyelenggaraannya dilakukan secara online mulai pukul 08.00 pagi hingga 08.00 malam WIB.

Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq berkesempatan menyampaikan sambutan sekaligus memberikan informasi bahwa ini memang wisuda perdana UIN Walisongo yang dilakukan secara online serta diikuti oleh sekitar 1500 mahasiswa yang telah lulus mulai periode April hingga Juli 2020 yang semuanya hadir secara virtual.

Dalam pidatonya, ia juga menyinggung terkait pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk bergandengan semakin erat dengan teknologi termasuk langkah yang dilakukan oleh UIN Walisongo yang memilih melangsungkan wisuda kali ini secara daring sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang setiap hari bergerak relatif meninggi.

Pria kelahiran Jombang tersebut juga menyampaikan upaya serius UIN Walisongo dalam merespon Covid-19,

“Kita membentuk gugus tugas yang fokusnya pencegahan, penanganan, hingga pemberian bantuan masyarakat kampus dan sekitarnya. Pembelajaran pun kita lakukan dengan fleksibel dan planned learning, mulai layanan akademik, bimbingan, maupun program-program yang berbasis pada daring. Platform e-learning Walisongo juga kita kembangkan termasuk memberikan kuota belajar bagi mahasiswa,” pungkasnya.

Baca juga:  HMJ PIAUD Adakan Lomba Cipta Karya Lagu Anak

Di samping itu, beberapa pencapaian UIN Walisongo juga tak luput disampaikan yang mana di usia UIN Walisongo yang ke-50 tahun ini semakin mengukuhkan sebagai kampus yang unggul dan terdepan menuju World Class University.

Beberapa prestasi yang dipaparkan adalah berpredikat A dalam akreditasi perguuruan tinggi, predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) 3 kali berturut-turut, audit kinerja kampus terbaik, peringkat kedua Sistem Manajemen Strategis (SMS).

Kemudian peringkat ketiga Indeksasi Webromatics se-PTKIN, peringkat kedua kampus ramah lingkungan atau kampus hjau berbasis UI Greenmatics se-PTKIN, serta perdikat kepatuhan tinggi tahun 2019 terhadap standar layanan publik versi Ombudsman.

“UIN Walisongo berkonsentrasi menuju world class university berbais smart and green campus,” tambahnya.

Masuk pada inti sambutannya, Imam Taufik menyampaikan bahwa wisuda online ini adalah salah satu wujud apresiasi dan pelayanan terbaik UIN Walisongo semarang bagi para wisudawan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa UIN Walisongo tidak berdiam diri dalam kondisi yang penuh keprihatinan dan kehati-hatian melainkan terus progresif melahirkan inovasi dan juga kajian-kajian yang terbarukan.

Tema yang diusung pada wisuda daring perdananya berupa ‘Smart and Green Grafuation’ ini memiliki keunggulan yang terletak pada optimalisasi dan integrasi sitem informasi pada konteks yang bisa merujuk pada face tracking animation.

Baca juga:  Imam Taufiq: Fikih Prasmanan Adalah Respon Kritis Persoalan Milenial

“Pelaksanaan wisuda kali ini yang bertemakan ‘Smart and Green graduation’. Juga dalam rangka launching smart card. Sebuah kartu yang dimodifikasi untuk para alumni yang memiliki keuntungan yang berlipat ganda”, ujarnya.

Salah keuntungannya adalah kartu ini terintegrasi dalam aplikasi android yang dapat diunduh secara gratis bagi para alumni UIN Walisongo Semarang. QR Code yang ada di belakang smart card, berfungsi sebagai kunci pembuka aplikasi android untuk mengakses data digital masing-masing alumni.

Ia pun menambahkan beberapa keuntungan yang melekat pada kartu tersebut antara lain, terdapat link dokumentasi video personal masing-masing wisudawan saat pemindahan toga.

Juga tersedia link arsip dokumen kelulusan seperti e-ijazah transkrip nilai, SKPI, buku alumni, buku kenangan serta portofolio wisudawan. Para alumni juga mendapatkan link literasi yang dapat digunakan untuk mengakses e-library dan e-journal. Tidak kalah pentingnya kartu ini juga berisi informasi bursa kerja.

Karena itu juga berbagai macam keuntungan yang ada dibagian card ini adalah bagian upaya kita semuanya untuk melakukan digitalisasi dokumen dan data dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki akses stabilitas dan manajemen pengolahan data para alumni.

Baca juga:  Apa Kabar Kuliah Daring?

Tak lupa ia juga mewakili para jajaran pimpinan UIN Walisongo mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ucapan terima kasoh juga disampaikannya pada seluruh orang tua wali para wisudawan dan wisudawati atas kontribusinya dalam perjalanan karir cita-cita putra-putri mereka.

Pesan-pesan pun menambah haru suasana wisuda online tersebut.

“Meski secara administratif saudara memparipurnakan tanggungjawab akademik tetapi secara moral, spiritual, emosional, dan kultural, saudara mampu untuk bertanggung jawab untuk menjaga nama baik UIN Walisongo sepanjang hayat dan menjadi duta walisongo sampai akhirat,” ujar Imam.

Sebelum menutup penyampaiannya dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, rektor yang juga alumnus UIN Walisongo tersebut mengingatkan untuk tidak berbangga diri atas prestasi yang dimiliki saat ini. Namun keahlian tersebut harus di-upgrade tidak hanya sekedar konsep, diskusi maupun wacana.

Ia memegaskan, “IPK bukan jaminan kesuksesan. Yang menjadi jaminan adalah komitmen dan akhlak kita,” pungkasnya.

Reporter: Ike, Syafrina
Penulis: Ike, Syafrina
Editor: Harly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here