Puisi Untuk Ibu

0
391
Puisi Teruntuk Ibu
Potret salah seorang Ibu. sumber: www.ayobandung.com
Ahmad Maulana Jabbar
Kru Magang Justisia 2020 | + posts

“Perempuan Cinta Pertamaku: IBU”

9 bulan ku di kandungmu
Berat bebanku kau tanggung, ibu
Ronta tubuh mungilku dalam perutmu
Kau kasihi dengan penuh cinta ibu

Ibu.
Ketika tangis pertama ku pecah
Kau orang pertama yang menangisi ku
Di saat orang lain terlelap lelah
Kau meminang dan menidurkanku ibu

Ibu.
Kala langkahku masih tertatih
tangan mu selalu siap menangkapku
Kala aku terjatuh karena belum terlatih
kau yang selalu sabar mengajari ku ibu

Ibu.
Saat aku sakit kau adalah orang pertama
yang khawatir dan tak nyenyak tidur ibu
Kala mentalku jatuh hancur bertaburan
kau yang kembali membangkitkannya ibu

Ibu.
Di saat aku kecewa pada dunia
Kau adalah orang pertama yang menasehati
Di saat aku berhasil atas suatu usaha
kau juga orang pertama yang memotivasi

Ibu.
Kini, anakmu ini, bayi kecil mu
yang tetap kecil di mata tulusmu itu
Di perantauan tengah mencari ilmu
Untuk membanggakan mu ibu

Ibu.
Perempuan cinta pertamaku
hanya ku harap ridhomu itu
Maafkan atas segala tingkahku
hanya bisa mengiringkan do’a padamu

Ku harapkan sosokmu ibu
tetap sehat dan bahagia selalu
Dariku bocah kecilmu ibu
ingin kuluapkan bahwa aku rindu

Ibu

“Malaikat namun Tak Tersayap”

Sosok sepuh namun agung
Sosok renta yang menurutku pahlawan
Yang merawatku dalam kandung
Yang menjagaku kala masih ingusan

Malaikat namun tak bersayap
Elok binar matanya meluluhkanku
Di tetes air mata nya ku meratap
Ridhonya ku harap di setiap hari ku

Sosok kuat bertulang baja
Lebih dari baja menurutku
Seorang pahlawan tak bertanda jasa
Tak bisa ku membalas jasa itu

Malaikat namun tak bersayap
Sebut ku setiap mengingat mu
Bahkan terbawa sampai tertidur lelap
Sosokmu abadi bagiku, anakmu

Selamat hari ibu, ku ucapkan padamu
Meski setiap hari adalah hari ibu bagiku
Karena setiap langkahku teriring doamu
Dan dalam doaku selalu ku sebut sosokmu

Malaikat ku,
Yang Tuhan utus untukku
Untuk membimbingku
Itulah sosokmu ibu. [Red. Sidik]

Baca juga:  Ibu, Aku minta tolong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here