Perpus Pusat UIN Walisongo Sediakan Layanan Baru Saat Pandemi

0
223
Kru Justisia sedang wawancara dengan Kepala Perpustakaan Pusat UIN Walisongo di ruangannya. / Kredit foto: Nilzam-Lpm Justisia
Ivan Zulkarnaen
Kru Magang 2020
M. Cahaya Prima B. S.
Kru Magang 2020

Semarang, Justisia.com – Menyikapi adanya pandemi Covid-19 perpustakaan pusat UIN Walisogo Semarang mengambil langkah serius untuk meningkatkan pelayanannya. Salah satunya dengan menyediakan perpustakaan online (Walisongo e-Library) yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

“Sejauh ini sudah tercatat 1500 mahasiswa yang aktif menggunakan layanan ini, juga tercatat 166 mahasiswa belum di-approve dikarenakan kurangnya penyertaan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dalam proses pedaftaran,” ujar Umar Falahul Alam, Kepala Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Semarang.

Dalam penyelenggaraannya perpustakaan pusat UIN Walisongo Semarang bekerjasama dengan kubuku.co.id untuk pengadaan e-Book yang telah disediakan di e-Library.

Sejauh ini perpustakaan pusat telah menggelontorkan dana dari APBN yang disebut Dana Rupiah Murni yang sifatnya mandatori dan wajib dibelanjakan sebesar 80 juta rupiah untuk anggaran e-Book. Buku-buku yang difokuskan pada pengadaan dan pengembagan koleksi buku untuk prodi baru dan mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

Baca juga:  KKN Reguler 73 Pecahkan Rekor dengan Peserta Terbanyak

“Jadi sistem peminjaman dan pengembalian e-Book di e-Library UIN Walisongo Semarang memiliki penerapan sistem yang sama seperti sebelumya. Meminjam buku dalam kurun waktu tujuh hari setelah itu dikembalikan ke perpustakaan. Jika meminjam buku melalui e-Library akan otomatis terkembalikan dengan sendirinya,” ungkap Umar yang menamatkan pendidikannya di UIN Sunan Kalijaga.

Sebelumnya Perpustakaan pusat UIN Walisongo Semarang sempat mewacanakan untuk membuka kembali pelayanannya. Dengan skema peminjaman, pengembalian koleksi buku dilaksanakan secara langsung namun registrasi peminjamannya dilaksanalan secara daring melalui google form akan tetapi dibatalakan karena beberapa pertimbangan.

Mulai 1 Desember 2020 pihak perpustakaan pusat berupaya untuk memberikan pelayanan peminjaman, dan pengembalian seperti wacana awal yaitu membuka pelayanan perpustakaan secara langsung baik dari registrasi maupun pengembaliannya namun tetap dilakukan di dalam gedung perpustakaan pusat dengan pembatasan pengunjung dan waktu pengambilan buku.

“Upaya perpustakaan pusat untuk melihat sejauh mana perkembagan dari pelayanannya. Maka diadakanlah survei perpustakaan pusat tahun 2019 hampir 90% mahasiswa yang mendatangi perpustakaan bertujuan untuk mencari informasi dan referensi. Data ini diambil dari 250 responden yang tersebar di berbagai fakultas,” ujar Kepala Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Semarang.

Baca juga:  Perhelatan Cap Go Meh di Semarang Pecahkan Rekor MURI

Penulis: Ivan Zulkarnaen
Reporter: M. Cahaya Prima B. S
Editor: Nilzam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here