Peresmian UKM LISAN, Wadek 3 FSH Sarankan 3 Hal

0
108
Penyerahan potongan tumpeng oleh Ketua UKM LISAN Rizka kepada Wakil Dekan 3 FSH Ahmad Izzuddin dalam peresmian dan tasyakuran UKM LISAN di Masjid Baitul Huda Kampus 1 UIN Walisongo, Rabu (12/2/2020) / Foto: Najih

Semarang, Justisia.com – Bertempat di Masjid Baitul Huda Kampus I UIN Walisongo, UKM LISAN resmi menjadi Unit Kegiatan Mahsiswa (UKM) yang sah di lingkup Fakultas Syariah dan Hukum yang fokus pada kajian dan pengembangan bahasa asing. Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Dekan 3 FSH, Ahmad Izzuddin, Rabu (12/2/2020) malam.

UKM LISAN merupakan gabungan UKM BBA-BBKK (Bimbingan Bahasa Arab Bimbingan Baca Kitab Kuning) dan UKM CLICKS (Center of Language Improvement Community of Sharia Faculty) yang sebelumnya telah diberhentikan pada 20 Desember 2019.

Setelah dikeluarkannya SK Dekan Nomor B-1105/Un.101/D/PP.00.9/2019 tentang Susunan Pengurus UKM CLICKS tahun 2019 dan SK Dekan Nomor B-1101/Un.101/D/PP.00.9/2/2019 tentang Susunan Pengurus UKM BBA-BBKK tahun 2019, keduanya dilebur menjadi UKM baru; UKM LISAN.

Acara peresmian itu sekaligus sebagai tasyakuran atas dibentuknya UKM LISAN yang diharapkan akan menjadi organisasi andalan kebahasaan UIN Walisongo, khususnya Fakuktas Syari’ah dan Hukum.

Acara tersebut dihadiri oleh Wadek 3 FSH, Ahmad Izzuddin, Ketua UKM LISAN, Rizka, mantan Ketua UKM BBA-BBKK, Ilham Nurbali, mantan Ketua UKM CLICKS, Miftahul Ulum, dan sejumlah mahasiswa, baik mahasiswa keluaran dari BBA-BBKK maupun dari CLICKS yang saat ini menjadi pengurus UKM LISAN serta tamu undangan.

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Kopi

Ucapan terimakasih pun terlontarkan dari ketua UKM LISAN atas kehadiran para pengurus baru yang tampak bersemangat malam itu. “Saya mengucapkan terimaksih kepada kalian karena telah membantu atas lancarnya perintisan UKM kita, saya harap kita semua bersedia berkomitmen mengemban amanah kepengurusan periode 2020 ini,” ujar perempuan yang akrab disapa Rizka.

Demi terciptanya UKM yang produktif dan menjadi andalan fakultas, Ahmad Izzuddin menegaskan kepada para pengurus UKM LISAN agar dapat mengabdikan diri dengan berkontribusi secara aktif, serius serta berkomitmen dalam mengemban amanah.

Tak hanya itu, Pengasuh Pesantren Darun Najah Life Skill itu pun berpesan agar menjaga kekompakan antar anggota dan bersama-sama dalam mempromosikan dan membesarkan nama UKM LISAN.

“Saya berpesan dengan tiga hal, jika salah satu dari tiga ini kalian tidak bisa menjalankan maka UKM ini belum dikatakan berhasil. Yang pertama kalian harus mengadakan kajian kebahasaan dengan persiapan yang matang dan dilakukan secara rutin. Manfaatkan kegiatan rutinitas itu dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Izzuddin mengatakan bahwa merupakan kewajiban bagi pengurus dan anggota UKM LISAN menyisihkan waktu untuk datang ke kajian-kajian yang nantinya akan diadakan. “Kalian semua harus datang karena tolak ukur suksesnya kajian adalah banyaknya peserta yang hadir,” tambahnya.

Baca juga:  Ganjar Pranowo Temui Massa Aksi

Alumnus Pondok Pesantren Ploso itu meminta agar setiap kegiatan didokumentasikan dan diunggah ke media sosial karena UKM LISAN harus bisa bersaing dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Yang kedua, kalian harus bersosialisasi di dunia medsos seperti live streaming [siaran langsung, red] di IG [Instagram, red], Youtube, dan lain-lain,” ujarnya.

Adapun pesan yang ketiga, UKM LISAN harus bisa mengembangkan fokus kajian bahasa tidak hanya pada Bahasa Arab dan Inggris tetapi juga bahasa-bahasa lain yang ada di dunia. “Kalian harus bisa menjalankan program bahasa yang lebih luas, tidak terpaku pada bahasa Arab dan Ingrris, tetapi bahasa dunia yang lain kalian harus kembangkan, seperti Bahasa Mandarin, Jepang, Jerman, Perancis, dan lain-lain,” ujarnya.

“Tujuannya adalah adanya potensi-potensi bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 luar negeri, entah Jerman atau Jepang atau lainnya maka mereka punya modal awal yang dibangun seperti itu, tidak hanya berkisar Bahasa Arab dan Inggris,” katanya.

“Kalau sampai tidak bisa menghadirkan selain [bahasa] Arab dan Inggris ini gagal,” tegas Izzuddin.

Baca juga:  KKN di NTB, Mahasiswa UIN Walisongo Disambut Bupati Lombok Timur

“Semangat ya! semoga UKM LISAN bisa bermanfaat dan barokah serta bisa berjalan sesuai dengan visi misi fakultas maupun UIN,” pungkas Izzuddin menutup sambutan. (Njh/Am)

Reporter: Najih
Penulis: Najih
Editor: Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here