Pendaftaran Beasiswa KIP-K UIN Walisongo 2020 Dibuka

0
188
Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang / Kredit foto: UIN Walisongo

Semarang, Justisia.com – Pendaftaran Beasiswa KIP-K UIN Walisongo 2020 dibuka, Senin (12/10/20). Melalui laman beasiswa.walisongo.ac.id, diumumkan bahwa pendaftaran bisa dilakukan mulai 12 Oktober hingga 16 Oktober 2020 secara daring.

“Diinformasikan kepada seluruh mahasiswa UIN Walisongo Semarang, bahwa pengisian pendaftaran akan dibuka pada Hari Senin, 12 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB. Silahkan download dan baca panduannya terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran dalam sistem beasiswa ini,” sebut tim Humas dalam laman beasiswa.walisongo.ac.id.

Dari laman yang sama, disebutkan, beasiswa KIP-K merupakan program beasiswa Bidikmisi yang berganti nama menjadi Beasiswa KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah).

Beasiswa KIP dimaksudkan bagi mahasiswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, seperti disebutkan dalam poin pertama Persyaratan umum.

Selain itu, beasiswa KIP juga ditujukan bagi mahasiswa yang orangtua atau wali terdampak Covid-19.

Dalam pengumuman yang ditandatangani Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Achmad Arief Budiman, disebutkan bahwa beasiswa bisa diakses oleh mahasiswa angkatan 2019 dan mahasiswa baru angkatan 2020.

Baca juga:  UIN Walisongo jadi Tuan Rumah Munas HM HES yang Pertama

Adapun terkait persyaratan beasiswa KIP-K, antara lain :

  1. Scan KTP,
  2. Scan KK (asli),
  3. Scan Ijazah SMA/SMK/MA/MAK (asli),
  4. Scan KIP/KKS/KJS/KJP Asli (jika memiliki),
  5. Scan Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua yang diketahui Kepala Desa/Lurah dan atau Pimpinan Instansi Tempat Bekerja tertanggal pada bulan Oktober 2020 dengan menyebutkan nominal penghasilan kedua orang tua,
  6. Scan Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa/Kelurahan tertanggal Oktober 2020. Surat keterangan mencakup KOP Kelurahan/Desa, tanda tangan lurah/kepala desa, dan di stempel,
  7. Scan surat keterangan kematian karena covid-19 dari rumah sakit atau pemerintah setempat dan/atau surat keterangan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan atau tempat kerja (khusus mahasiswa terdampak covid-19),
  8. Scan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dan tidak terlibat dan/atau terindikasi mengikuti kegiatan/organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam yang ditandatangani bermaterai Rp.6.000,
  9. Scan Piagam/sertifikat kejuaraan minimal juara 3 tingkat kabupaten/kota atau hafidz Al-Qur’an 30 Juz (Jika ada),
  10. Foto kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang tamu, foto rumah tampak depan, dan foto rumah tampak samping.
Baca juga:  Bedah Majalah "Eks Sukamiskin Berebut Memimpin" dalam Rangka Harlah Ke-26 Justisia

Adapun kerangan lebih lengkap dapat diakses di sini.

Reporter: Emil
Penulis : Emil
Editor : Afif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here