Ngaji Online Bareng Rektor Imam Taufiq

0
94
Kredit tangkapan layar: Tim KKN MIT DR X UIN Walisongo Kelompok 7

Semarang, Justisia.com – Kelompok 7 KKN MIT DR ke X UIN Walisongo selenggarakan Ngaji Online, Rabu (22/7/20) petang.

Ngaji Online dimulai pukul 19.30 WIB melalui aplikasi video pertemuan Zoom dengan menghadirkan Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq, sebagai pembicara.

Turut juga hadir Ketua LP2M, Akhmad Arif Junaidi; Kapus PPM Rikza Chamami; Dosen Pembimbing Lapangan KKN MIT DR Kelompok 7, Rusmadi, serta peserta dari masyarakat umum.

Selain memalui aplikasi Zoom, Ngaji Online ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Suara Dakwah Net.

Kegiatan Ngaji Online dibuka oleh Ketua LP2M, Akhmad Arif Junaidi. Beliau mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, serta menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan KKN daring yang pertama kali dilakukan.

Dalam Kegiatan Ngaji Online Rektor Uin Walisongo Imam Taufiq, menjelaskan terkait cara menyikapi keadaan saat ini, yakni bagaimana menjaga diri dalam susana yang berjauhan tetapi tetap menjaga produktivitas.

Selain itu, Imam Taufiq juga menyoroti perkembangan Pandemi Korona hingga hari ini agar dijadikan sebagai perhatian. Pasalnya, berdasar catatan yang dirilis pemerintah, masyarakat yang reaktif terhadap Korona masih menunjukkan fluktuasi kenaikan. Sehingga masyarakat dituntut untuk selalu berikhtiar, dan waspada.

Baca juga:  Disertasi Kontroversial Abdul Aziz Harus Disikapi Secara Akademis

Imam Taufiq juga menyampaikan terkait kebijakan kampus yang diambil dalam menghadapi Pandemi Covid 19, yakni New Campus Order dengan Walisongo Smart Academic. Dimana pelaksanaannya melalui kegiatan KKN, PPL, pembelajaran, layanan akademik, serta wisuda menggunakan sistem daring.

Di akhir sesi, pembicara juga berbicara soal Pandemi Korona dari sudut pandang Islam. Dimana Allah dalam hal ini memberi edukasi kepada manusia dengan wabah Korona. Dan bahwa ibadah di masa pandemi bisa dilihat dari aspek takhfif, taisir, dan rukhsoh, yakni keringanan atau kemudahannya.

Di Akhir Kegiatan Ngaji Online, Prof.Dr.KH Imam Taufiq, M.Ag memberikan pantun yang membuat suasana menjadi riuh.

“Mawar merah jumlahnya empat
Diberi pita lalu diikat
KKN dari rumah harus bermanfaat
Berdampak nyata untuk masyarakat”.

“Rujak cacah pake asam jawa
Jangan lupa tambah papaya
KKN dari rumah tetap istimewa
Meski tanpa kisah asmara”.

Ketua pelaksana Ngaji Online bersyukur kegiatan berlajan dengan baik. “Alhamdulillah acara Ngaji Online berjalan dengan lancar,” tuturnya lega.

“Dengan adanya kegiatan Ngaji Online ini juga dapat menjadi ajang silaturrahmi bagi peserta KKN MIT DR X UIN Walisongo meski secara online” imbuhnya.

Baca juga:  Shinta Nurriyah: Puasa Padamkan Api Ujaran Kebencian

“Dengan terselenggarakannya kegiatan ngaji online ini, membuktikan bahwa di tengah pandemi covid 19 kita tetap dapat melaksanakan kegiatan yang positif,” tukas pria yang akrab disapa Adib. (KKN MIT DR X Kelompok 7/afif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here