Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Hadiri Pelepasan KKN Reguler Angkatan ke-75

0
113
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A Halim Iskandar memberi sambutan dalam pelepasan peserta KKN reguler ke 75 UIN Walisongo / Kredit foto: Dok. Justisia
Website | + posts

Semarang, Justisia.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim, menghadiri pelepasan mahasiswa KKN reguler ke-75 UIN Walisongo Semarang pada 6 Oktober 2020.

Kegiatan pelepasan tersebut dilakukan melalui pertemuan virtual dan disiarkan langsung oleh channel Youtube UIN Walisongo Semarang pukul 09.00 WIB

Menteri yang tergabung dalam kabinet kerja jilid II tersebut memberikan arahan kepada ribuan mahasiswa terkait kegiatan KKN kedepan.

“Sesuaikan gaya hidup adik-adik mahasiswa dengan gaya hidup dan situasi yang ada di desa”.

Seperti yang kita ketahui, kultur kampus dan kultur desa sangat berbeda jauh. Pria yang akrab disapa gus Menteri mengingatkan para mahasiswa agar memperhatikan kondisi masyarakat sekitar saat KKN berlangsung.

“Semua yang tidak sama dengan apa yang ada di masyarakat, (tolong) hilangkan!” tutur pria kelahiran Jombang. “Ikuti apa yang terjadi di desa sehingga dapat diterima dengan baik”.

Terkait pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan, gus Menteri menghimbau kepada peserta KKN untuk membuat skala prioritas kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Di Desa banyak sekali harapan dan keinginan masyarakat, tentu tidak semua bisa dipenuhi oleh mahasiswa KKN. Oleh karena itu lakukan penentuan berdasarkan skala prioritas”.

Dari skala prioritas terebut, lalu kegiatan yang dinilai penting dan dibutuhkan masyarakat direalisasikan.

Sebanyak 2156 mahasiswa dilepas langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq. Kegiatan KKN berlangsung selama 45 Hari dimulai pada tanggal 06 Oktober 2020 sampai 19 November 2020.

Reporter: Arul
Penulis : Arul
Editor : Sidik

Baca juga:  Karang Taruna Yodha Karya Lakukan Penyemprotan Secara Swadaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here