Kritik Agama Marx Sulit Diterima Perguruan Tinggi

0
330

Semarang, justisia.com-Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) adakan pelantikan dan dialog publik pada Kamis (5/3) di American Corner Perpustakaan Pusat UIN Walisongo dengan tema “Urgensi Kajian Marxisme di Perguruan Tinggi.”

Acara ini dihadiri oleh Dede Mulyanto serta Ahmad Fauzi, S. Fil. sebagai pembicara.

UIN Walisongo sangat sulit dimasuki oleh pemikirin Marx karena kritiknya terhadap agama sangat tajam.

“Agama produk kebudayaan dan setiap budaya pasti ada kesalahannya, itu menurut pandangan Marx,” tutur Ahmad Fauzi, Guru Besar Marxisme dan Psikologi KSMW.

Meskipun kritik Marx terhadap agama sangat keras akan tetapi Marx bukan berarti seorang ateis.

“Saya punya buku Marx banyak dan tidak ada yang menandakan bahwa Marx itu seorang ateis,” tutur Dede Mulyanto yang merupakan seorang akademisi dan peneliti.

Reporter: Alvin
Penulis: Alvin
Editor: Harly

Baca juga:  Menghargai untuk Bangun Rasa Percaya Diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here