Konjungsi Agung: Jupiter dan Saturnus Berpelukan Malam Ini

0
88
Konjungsi Agung: Jupiter dan Saturnus Berpelukan Malam Ini
Foto Planet Jupiter dan Saturnus. Sumber: www.lapan.go.id
Rohadatul Aisy Idra
Santriwati Life Skill Darunnajah & Kru Justisia

Konjungsi Agung antara Planet Jupiter dan Saturnus akan terjadi malam ini, 21 Desember 2020. Konjungsi planet adalah suatu kondisi dimana planet berada dalam posisi yang berdekatan. Semua planet di tata surya memiliki orbitnya masing-masing yang berbetuk elips dan masing- masing berevolusi mengelilingi matahari.

Selama perjalanan menyusuri orbit tersebut, akan ada waktu dimana suatu planet akan saling berdekatan dan berada di satu garis lurus dengan planet lain. Posisi dalam satu garis lurus inilah yang dinamakan dengan konjungsi. Namun, konjungsi tidak hanya melibatkan antar planet saja, tapi juga melibatkan matahari. Dengan kata lain, konjungsi adalah suatu keadaan dimana dua planet atau lebih berada di satu garis lurus.

Tanggal 21 Desember 2020 merupakan tanggal yang dinanti-nanti oleh para pengamat langit karena malam ini pada pukul 18.30 WIB akan terjadi fenomena astronomi langka yaitu Konjungsi Agung Planet Jupiter dan Saturnus. Kedua planet ini akan terlihat berdekatan seperti berpelukan di langit. Fenomena ini dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang tanpa menggunaan bantuan alat optik dengan mengarahkan pandangan ke bagian bawah langit senja di Barat Laut.

Baca juga:  Mengucapkan Selamat Natal Sebagai Wujud Toleransi Beragama

Fenomena konjungsi ini akan terjadi pada 22 Desember 2020 pukul 01:18 WIB, akan tetapi karena kedua planet raksasa ini sama-sama ada di bawah ufuk, maka dapat disaksikan pada malam sebelumnya yaitu 21 Desember pukul 18:30 WIB.

Konjungsi tahun ini disebut dengan “Konjungsi Agung” karena bagi pengamat langit kuno, kedua planet ini merupakan planet yang bergerak paling lambat dibandingkan planet yang lain. Jupiter membutuhkan waktu hampir 12 tahun untuk menyempurnakan satu lingkaran penuh di langit, sementara Saturnus membutuhkan waktu 29,5 tahun untuk melakukan satu perjalanan revolusi.

Di suatu momen, Jupiter akan berada di sudut pandang yang sama dengan Saturnus jika dilihat dari Bumi. Karena pergerakan dari kedua planet ini sangat lambat maka konjungi mereka dinilai luar biasa. Konjungsi ini terjadi setiap 19,6 tahun sekali dapan dapat diamaati dari seluruh wilayah Indonesia.

Jarak asli Jupiter dengan Saturnus sebenarnya sangat jauh, lebih dari empat kali jarak Bumi dan Matahari. Oleh karena itu, dari sudut pengamat yang berada di Bumi akan melihat kedua planet ini hanya akan terlihat seperti satu titik terang dilangit. Untuk pengamatan konjungsi, lihatlah kearah barat daya sesaat setelah Matahari terbenam atau sebelum waktu maghrib.

Baca juga:  Bigo Live; Menyatunya Sex, Video Porno, dan WPS

Selama terjadinya konjungsi, Jupiter akan terlihat lebih terang dan Saturnus memiliki cahaya keemasan, kedua planet tersebut terlihat seperti memancarkan kecerahan yang konsisten sehingga dapat dibedakan dengan bintang-bintang yang cahayanya berkelap-kelip biasanya saat Jupiter dan Saturnus berdekatan, mereka akan berjarak sekitar satu derajat, namun pada 21 Desember kita akan melihat Jupiter dan Satunus hanya dalam 6 menit busur atau hanya 0.1 derajat.

Posisi sedekat ini sangat langka, beberapa sumber mengatakan sudah hampir 400 tahun, semetara yang lain mengatakan sudah 800 tahun.

Dari sejarah yang tercatat, posisi super dekat ini muncul pada 16 Juli 1623 yang mana jaraknya hanya 5 menit busur dan itu terjadi pada 397 tahun yang lalu. Konjungsi tahun ini istimewa karena menjadi peristiwa konjungsi terdekat sejak 1623 atau 13 tahun setelah Galileo membuat teleskop pertama.

Konjungsi Agung tahun ini terjadi pada 21 Desember 2020 dan akan terjadi lagi pada 5 November 2040, 10 April 2060 dan 15 Maret 2080 sesuai dengan siklusnya 19,6 tahun sekali. [Red. Sidik]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here