KKN Ke-75, UIN Walisongo Lepas Peserta Secara Daring

0
155
Ketua LP2M, Akhmad Arif Junaidi, saat memberikan sambutan laporan kegiatan KKN Reguler ke 75 UIN Walisongo 2020 / Kredit foto: Dok. Justisia
Website | + posts

Semarang, Justisia.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo mengadakan pelepasan peserta KKN Reguler Ke-75 UIN Walisongo pada hari Selasa, 6 oktober 2020 melalui aplikasi Vidio Conference Zoom dan juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube UIN Walisongo Semarang.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq, melepas secara langsung 2156 mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN ini dan dalam runtutan acara pelepasan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB tersebut turut hadir hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A. Halim Iskandar yang bertindak sebagai keynote speaker.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Ketua LP2M, Akhmad Arif Junaidi, KKN di tengah kondisi pandemi ini dilaksanakan selama 45 hari. Terhitung mulai dari tanggal 6 Oktober 2020 hingga 19 November 2020.

Menurutnya, untuk menjamin kesuksesan KKN tersebut telah diadakan pelatihan dan juga workshop bagi para peserta dan juga dosen pembimbing lapangan.

“Untuk memastikan bahwa mereka (peserta KKN dan dosen pembimbing) siap maka para mahasiswa KKN ini sudah mendapatkan pembekalan dari LP2M juga para dosen DPL sudah mendapatkan workshop dalam satu hari yang telah dilaksakan beberapa hari yang lalu.

Dan untuk kepentingan kesuksesan program program di dalam KKN juga sudah dilakukan workshop bagi koordinator desa (kordes), bendahara desa (bendes), dan sekretaris kordes,” tegas pria yang akrab dipanggil Arjun dalam laporannya, Selasa (6/9).

Program PPL, KKL, dan KKN yang dilaksanakan dari rumah ini adalah bagian dari re-design kampus UIN Walisongo di era pandemi Covid-19. Rektor mengharapkan KKN dari rumah ini dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas diri bagi para mahasiswa UIN Walisongo.

Reporter: Fajri
Penulis : Farji
Editor : Sidik

Baca juga:  Maket Gedung Seharga 150 Juta Dolar Jadi Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here