Ketua PBAK 2020: Keberagamaan Harus Buat Hidup Rukun

0
237
Ketua Pelaksana PBAK UIN Walisongo tahun 2020, Maulana Anas Hanafi / Kredit foto: Haryana-Justisia

Semarang, Justisia.com – Meski perayaan PBAK 2020 dilaksanakan secara daring, tidak lantas menyurutkan semangat peserta dengan antusiasme mereka melalui kolom komentar Live Streaming kanal Youtube DEMA UIN Walisongo Semarang, Senin (7/9/2020) pagi.

Dalam perayaan ini, tampak para pejabat universitas dan fakultas tetap mengindahkan protokol kesehatan, begitu juga dengan para panitia yang ikut serta.

Maulana Anas Hanafi, ketua pelaksana PBAK 2020, menyebut PBAK 2020 ini adalah sebuah hal yang baru karena dilaksanakan daring. “Dalam pelaksanaan PBAK 2020, kami rasa ini adalah hal yang baru karena mahasiswa baru tidak dapat terlibat langsung karena masih adanya pandemi COVID-19,” ujarnya.

Anas, sapaan karibnya, mengatakan pelaksanaan kali ini menjadi tantangan baru karena keterbatasan melaksanakan PBAK secara daring membuat panitia memaksimalkan upayanya untuk mensukseskan PBAK tahun ini.

“Kami memaksimalkan kemampuan agar PBAK 2020 ini berjalan dengan baik dan memberikan kesan baik untuk mahasiswa baru,” ujar pria yang pernah menjabat Ketua Dema Fakdakom.

Dengan mengusung tema “Harmoni Moderasi Beragama Sebagai Penguat Nilai-Nilai Kebangsaan”, Anas menuturkan bahwa keberagamaan seharusnya dapat membuat warga negara Indonesia hidup rukun dengan umat beragama dan menjadikan penguat dalam membangun asas kebhinekaan dan asas kebangsaan.

Baca juga:  RDRM Kota Semarang, Rekrut Mahasiswa Sebagai Relawan

“Selain itu, UIN Walisongo sebagai rumah moderasi beragama, harapannya ini dapat mengajarkan kepada mahasiswa baru untuk menerapkan sikap-sikap yang moderat dalam menjalankan aktivitas kehidupan bernegara dan berbangsa,” tambahnya.

Selaku ketua panitia PBAK 2020, Anas mengharapkan mahasiswa baru dapat mengikuti dengan tertib dan disiplin kegiatan PBAK.

“Peserta PBAK 2020 diharapkan mengikuti pelaksanaan dengan tertib dan disiplin, mengingat PBAK sebagai wadah pengenalan akan kehidupan kampus yang tertentunya sangat berbeda dengan jenjang sebelumnya,” tambah Anas.

Di akhir sambutannya, Anas menggaungkan Sumpah Mahasiswa setelah mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru.

“Selamat datang kepada teman-teman mahasiswa baru, selamat berproses bersama di kampus kemanusiaan dan peradaban,” tukasnya mengakhiri.

Reporter: Haryana
Penulis: Haryana
Editor: Apip

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here