Kepala PKUB Hadiri Silaturahmi Umat Beragama

0
93
M. Sidik Pramono
Reporter

Redaktur di Justisia.com

Semarang, justisia.com – Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Dr. H. Nifasri M.Pd, menghadiri silaturahmi antar umat beragama Kota Semarang yang dilaksanakan di Kompleks Masjid Ahmadiyah Musrot Jahan, Semarang pada Rabu, (28/10/2020).

Dalam acara yang turut dihadiri oleh berbagai agama yang ada di Semarang ini bertujuan untuk mendengarkan masukan-masukan yang berasal dari semua agama berkaitan dengan kerukunan umat beragama.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, KH.Taslim Sahlan, bahwa kedatangan Kapus di kompleks Masjid JAI Kota Semarang bertujuan untuk menyerap gagasan-gagasan dari para tokoh lintas agama.

“Banyak hal yang diperoleh dari audiensi ini. Misalnya terkait pola jejaring yang solid antara FKUB Jawa Tengah dengan Pelita, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, HFI, Gusdurian, Trijaya, Walubi, Matakin, PHDI, ABI, LDII, dll,” tutur Taslim saat dihubungi melalui aplikasi berbagi pesan WhatsApp, (28/10).

Baca juga:  Solidaritas Rakyat Di Musim Pandemi Wujud Hidupnya Rasa Empati

Taslim menambahkan, masukan-masukan yang berasal dari berbagai elemen keagamaan ini nantinya akan dibawa ke forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FKUB yang akan diadakan pada 3-5 November 2020. Dalam rakor tersebut menurut Taslim akan berfokus pada penguatan peran FKUB di tengah-tengah masyarakat.

“Pola Jawa Tengah yang kuat dalam membangun jejaring inilah yang nantinya akan disemai di Provinsi lain Indonesia,” imbuhnya.

Di tengah-tengah sesi audiensi, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, Nifasri, mengapresiasi FKUB Jawa Tengah yang dapat merangkul dan mengakomodir umat penghayat kepercayaan. “Pola FKUB Jawa Tengah dalam menjaga perdamaian dan toleransi perlu menjadi contoh untuk daerah-daerah lainnya,” tuturnya di hadapan para hadirin yang terdiri dari Muhammadiyah, NU, LDII, Trijaya, Walubi, eLSA, Gusdurian, Pelita, JAI, dan beberapa hadirin yang datang.

Acara tersebut ditutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa piagam Watugong yang ditandatangani beberapa waktu lalu oleh 44 organisasi keagamaan Kota Semarang. Selain itu, salah seorang dari perwakilan Jemaat Ahmadiyah Indonesia turut memberikan kenang-kenangan berupa buku yang membahas soal Ahmadiyah. (Red. Hikmah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here