Kekhawatiran Kunjungan Wisatawan China ke Sumatera Barat

0
172
Gubernur Sumatera Barat ikut sambut wisatawan asal China di Bandar Udara Internasional Minangkabau / foto: seword


Isu kesehatan beberapa waktu ini dihebohkan dengan kabar terkait virus corona yang diyakini berasal dari Wuhan China. Diberitakan Kompas.com, virus corona adalah penyakit yang diakibatkan oleh penularan dari hewan ke manusia.

Dalam keterangannya ada tiga kemungkinan dugaan virus tersebut berasal. Pendapat ahli yang pertama mengemukakan bahwa virus corona berasal dari kelelawar.

Sejumlah ilmuan lain kurang sepakat dengan keterangan tersebut dan mengungkapkan bantahannya bahwa corona berasal dari ular kobra.

Keterangan ini berawal dari dugaan adanya kesamaan pembangunan blok genetik yang sama antara virus corona dengan ular.

Asumsi terakhir adalah menyebutkan bahwa virus corona menular melalui kontak mata. Keterangan ini didapati Kompas.com dari penuturan salah seorang pakar media dari China.

Pakar media tersebut menjelasakan bahwa selang beberapa waktu kepulangannya dari kunjugan ke Wuhan, dia mendapati kondisi tubuhnya yang kurang sehat.

Tidak lain penyebabnya adalah saat mengunjungi daerah tersebut tanpa mengenakan alat pengaman yang lengkap. Setelah di cek lab ternyata dirinya dinyatakan positif terjangkit virus berbahaya tersebut.

Baca juga:  Problematika Anak Masa Kini

Seperti yang ditulis oleh beberapa media berita nasional, bahwa virus ini sudah menyebar kurang lebih ke 13 negara dari berbagai benua. Penjagaan pintu masuk warga asing terutama dari China kian diperketat.

Namun lain halnya dengan di Indonesia. Pagi hari tadi, beberapa turis dari China justru disambut secara meriah kedatangannya di Bandar Udara Internasional Minangkabau.

Sontak hal ini cukup mengejutkan bagi masayarakat Indonesia. Bahkan mahasiswa Indonesia yang tengah menjalani studi di negeri China dihimbau untuk tidak pulang terlebih dahulu sebelum virus tersebut benar-benar bisa ditanggulangi.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Gubernur Sumatera Barat dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya menjelaskan bahwa Bandara Internasional Minangkabau telah dipasang dua alat thermo scanner.

Benda tersebut dipasang sebagai langkah untuk mendeteksi apakah bagian dari rombongan turis asal China tersebut ada yang terjangkit virus corona.

Perlu diketahui, thermal scanner semestinya tidak dapat dijadikan patokan sebagai langkah untuk mencegah masuknya virus berbahaya tersebut ke Indonesia.

Tanggung jawab pencegahaan masuknya virus ini ke Indonesia sejatinya adalah tanggung jawab tiga instansi yaitu Kementerian Kesehatan, Kementrian Luar Negeri, dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca juga:  Sorogan and Bandongan as the literature of Islamic Boarding School Education

Penyuluhan dari Kementerian Kesehatan kiranya sangat diperlukan sebagai langkah dini untuk meredam kepanikan yang tengah menjangkit di masyarakat kita.

Sedangkan Departemen Luar negeri dan Imigrasi perlu menjalin koordinasi dengan negara sahabat sebagai langkah pencegahaan kunjungan wisatawan asing yang diindikasi terjangkit virus corona.

Muhammad Rifqi Arifudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here