Kaum Revolusioner Sore Ini Harus Berhasil

0
84

Semarang, justisia.com – Sejak berkumpulnya demonstran dari pukul 11.30 WIB hingga sore hari pukul 15.00 WIB belum ada kepastian yang diberikan dari pihak pemerintah daerah.
“Kita telah berkumpul menunggu wakil rakyat tetapi belum ada kejelasan dan kepastian,” kata Suwardi.

Mahasiswa UNTAG (Universitas 17 Agustus Semarang) itu menjelaskan bahwa ada beberapa poin yang sangat merugikan nelayan, buruh pabrik serta pekerja lepas.
“Mahasiswa sebagai generasi terdidik lebih tinggi daripada anggota DPR yang pikirannya dibutakan oleh uang,” tambahnya.

Massa aksi tetap berada pada satu komando untuk menggagalkan Omnibus Law karena banyak rakyat yang menangis dan menjerit akibat Undang-Undang ini.

Maka walau sampai jam 15.00 WIB, demonstran akan tetap memenuhi Kantor Gubernur Jawa Tengah dan terus menuntut agar Omnibus Law digagalkan.

Disamping itu, massa aksi masih terus bernyanyi dengan harapan ditemui langsung oleh wakil rakyat.
“Panggil… panggil… panggil DPR. Panggil DPR sekarang juga…”, seru massa aksi dengan harapan semua tuntutannya dipenuhi.

Reporter: Yusuf
Penulis: Yusuf
Editor: Sonia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here